Senin, 8 Juni 2026

Cara Mengatasi Post Holiday Blues, Kenali Gejala dan Penyebabnya

Simak cara mengatasi post holiday blues, sindrom yang menggambarkan perasaan sedih setelah liburan. Berikut sejumlah penyebab dan gejalanya.

Tayang:
Freepik
Ilustrasi - Simak cara mengatasi post holiday blues, sindrom yang menggambarkan perasaan sedih setelah liburan. Berikut sejumlah penyebab dan gejalanya. 

TRIBUNBATAM.id - Inilah cara mengatasi post holiday blues, kenali gejala dan penyebabnya.

Liburan merupakan momen yang menyenangkan bagi sebagian besar orang.

Momen setelah liburan pun seketika menjadi menyedihkan karena orang harus kembali beraktivitas.

Istilah post holiday blues kemudian muncul sebagai kondisi yang menggambarkan perasaan sedih atau hilangnya semangat untuk melakukan rutinitas setelah liburan.

Berkaitan dengan mentalitas, post holiday blues kemudiah memengaruhi etos kerja yang signifikan.

Baca juga: Cara Sederhana Atasi Stres, Merawat Diri hingga Praktik Mindfulness

Lantas apa penyebab, gejala, dan cara mengatasi post holiday blues?

Penyebab post holiday blues

Dilansir dari MedicalNewsToday, penyebab utama dari munculnya post holiday blues terjadi karena perubahan rutinitas, dari berlibur santai ke rutinitas hari-sehari yang penuh dengan pekerjaan.

Lingkungan kerja yang kurang baik, bisa menjadi pemicu paling ekstrem.

Jadi selepas berlibur, seseorang akan membayangkan harus masuk kembali ke lingkungan kantor yang tak membuatnya bahagia.

Hal ini akan semakin parah jika pekerja juga mendapatkan perlakukan tak pantas, seperti pelecehan di lingkup kantor.

Permasalahan finansial setelah berlibur menjadi penyebab kedua post holiday blues.

Pengeluaran keuangan yang lebih boros saat berlibur yang digunakan untuk biaya akomodasi dan kuliner, akan sangat menguras tabungan.

Pengeluaran yang membengkak, bisa membuat seseorang memikirkan kondisi tabungannya hingga muncul kecemasan berlebih.

Penyebab ketiga, adalah perubahan suasana.

Di mana saat liburan, seseorang akan berkumpul dengan teman atau keluarga yang membuatnya nyaman. 

Namun saat liburan berakhir, seseorang akan merasa kehilangan orang-orang terdekatnya dan menjadi pemicu post holiday blues.

Di samping itu, post holiday blues juga bisa disebabkan oleh gangguan pola tidur yang tidak beraturan.

Saat berkumpul dengan kerabat terdekat, seseorang akan berusaha menghabiskan waktu berlama-lama agar bisa lebih banyak berkumpul.

Hal itu akan memengaruhi pola tidur dan memicu post holiday blues.

Jika seseorang memiliki masalah dengan kesehatan mental sebelumnya, itu juga akan meningkatkan risiko terkena post holiday blues.

Baca juga: Cara Terhindar dari Humblebrag, Istilah yang Viral Dikaitkan dengan Sandra Dewi

Gejala post holiday blues

Gejala atau tanda-tanda orang mengalami post holiday blues berbeda-beda. 

Dikutip dari VerywellMind, berikut gejala yang dirasakan seseorang:

  • Cemas
  • Tidak termotivasi
  • Dalam suasana hati yang buruk
  • Mudah tersinggung
  • Merasa stres
  • Mengalami depresi
  • Mengalami insomnia
  • Memiliki kekhawatiran tentang uang
  • Merenung yang berlebihan

Cara mengatasi post holiday blues

Dilansir dari PsychCentral, berikut berbagai cara untuk mengatasi post holiday blues:

Mencoba untuk prioritaskan diri

Hal ini untuk memberikan kesehatan secara fisik dan mental sehingga memberi dampak yang baik.

Seseorang bisa mendapatkan waktu tidur yang cukup, konsumsi makanan bergizi, minum air yang cukup, dan melakukan aktifitas fisik.

Baca juga: Perawatan Kulit Agar Lembut dan Sehat Lewat Treatment PRP

Tetapkan rutinitas tiap hari

Menetapkan rutinitas berguna agar kegiatan terjadwal atau terstruktur secara baik.

Sehingga pikiran pun tidak akan bingung apa yang sebaiknya dilakukan tiap jam.

Menetapkan anggaran

Cobalah untuk menetapkan anggaran harian maksimal yang bisa dikeluarkan, hal itu untuk mencegah pengeluaran yang semakin boros.

Sehingga seseorang bisa bertahan hidup setidaknya sampai gajian selanjutnya, dan sedikit demi sedikit bisa menabung untuk mempersiapkan kebutuhan yang tiba-tiba muncul.

Yakin bahwa perasaan sedih akan berlalu

Keyakinan ini memberikan efek positif untuk kembali bersemangat dengan tersugesti secara tidak langsung.

Berkonsultasi dengan profesional Jika sindrom ini tidak segera berakhir meski sudah dilakukan berbagai cara untuk mengatasinya, sebaiknya segera berkonsultasi dengan ahli.

(TRIBUNBATAM.id)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Post Holiday Blues, Rasa Sedih Setelah Liburan Berakhir".

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved