KEPRI TERKINI
Malaysia Tangkap 8 Nelayan Natuna Kepri, Pemprov Hingga Konjen RI di Kuching Bersikap
Pemprov Kepri hingga Konjen RI di Kuching bersikap setelah Malaysia menangkap 8 nelayan Natuna pada Jumat (19/4) lalu. Sejumlah langkah telah diambil.
TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Otoritas keamanan lau Malaysia menangkap 8 nelayan Natuna, Provinsi Kepri pada Jumat (19/4).
Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) dilaporkan menangkap 8 nelayan yang melaut menggunakan 3 pompong itu karena diduga telah memasuki perairan Malaysia.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) merespons serius penangkapan 8 nelayan Natuna tersebut.
Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Doli Boniara dalam konferensi pers bersama Konsulat Jenderal RI Kuching masih menunggu titik koordinat 8 nelayan Natuna tersebut ditangkap.
"Apakah benar di laut Malaysia atau tidak. Karena ada perbedaan persepsi antara nelayan dan pihak Malaysia," kata Doli Boniara.
Saat ini, Pemprov Kepri fokus membantu keluarga 8 nelayan Natuna yang ditangkap untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.
Terkait langkah hukum , Doli mengatakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau meyerahkannya ke Konjen RI di Kuching yang bisa mendampingi langsung para nelayan tersebut.
Berkaca dari pengalaman sebelumnya, sangat jarang perkara seperti ini masuk sampai persidangan.
Pemerintah Republik Indonesia menurutnya sudah mempersiapkan rencana pemulangan 8 nelayan Natuna tersebut.
"Para nelayan yang ditangkap itu adalah tulang punggung keluarga jadi sekarang kita fokus hubungi dan bantu keluarganya dulu," katanya melansir laman Pemprov Kepri.
Untuk mencegah kejadian serupa berulang, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan segera mensosialisasikan kepada nelayan di Kepri khususnya yang diperbatasan tentang batas negara dan sejauh mana mereka boleh melaut.
"Tadi pemerintah pusat juga baru saja mengirim undangan ke kami untuk membahas hal ini, karena tidak hanya nelayan di Kepri, kasus serupa juga banyak di Maluku, NTT, dan Papua," katanya. (TribunBatam.id/*)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
| Peringati Hari Marwah, BP3KR Minta Pemprov Kepri Perjuangkan Pengesahan UU Daerah Kepulauan |
|
|---|
| Unity Ride Bintan Siap Digelar, Satukan Pesepeda Lokal hingga Mancanegara Jelajahi Kepri |
|
|---|
| Gubernur Kepri Ansar Siapkan Langkah Strategis, Optimis Capai Target Investasi Rp 86 Triliun |
|
|---|
| Sidak RSUD RAT, Waka DPRD Kepri Sebut Alat Kesehatan Mereka Lebih Unggul dari RS Swasta |
|
|---|
| Pemprov Kepri Rubah Jadwal WFH ANS Semula Jumat ke Rabu, Kadiskominfo Jelaskan Alasannya |
|
|---|