Jumat, 1 Mei 2026

PT Persero Batam Tandatangani Kontrak Pembangunan Terminal Peti Kemas Batu Ampar

PT Persero Batam, pemegang konsesi pelabuhan teken kontrak pembangunan Container Yard dan infrastruktur pendukung Terminal Peti Kemas Batu Ampar

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Aminuddin
Seremoni penandatanganan kontrak pembangunan Container Yard dan infrastruktur pendukung di Terminal Peti Kemas 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - PT Persero Batam, pemegang konsesi pelabuhan, menandatangani kontrak pembangunan container yard dan infrastruktur pendukung di Terminal Peti Kemas Batu Ampar pada Senin (6/5/2024). Penandatanganan tersebut bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-51 PT Persero Batam.

Kepala BP Batam Muhammad Rudi menghadiri Seremoni penandatanganan kontrak (2)


Seremoni penandatanganan disaksikan secara resmi oleh Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim Kemenko Bidang Kemaritiman RI, Jodi Mahardi. Penandatangan dilakukan antara PT Persero Batam selaku pemegang konsesi dengan kontraktor pelaksana, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP).

Direktur Utama PT Persero Batam, Arham S Torik mengatakan, setelah dilakukan penandatangan, dalam waktu dekat akan dilakukan groundbreaking.

"Setelah dilakukan penandatangan ini, tentunya dalam waktu dekat, sambil menunggu Kepala BP Batam Muhammad Rudi, kita akan melakukan groundbreaking. Itulah hari dimana kita akan memulai pekerjaan ini," kata Arham S Torik.

Baca juga: Proyek Container Yard di Pelabuhan Batu Ampar Batam Diestimasi Selesai 15 Bulan

Proyek pembangunan container yard dan infrastruktur pendukung di Terminal Peti Kemas Batu Ampar diharapkan meningkatkan kapasitas terminal dari 350 ribu TEU menjadi 900 ribu TEU kedepannya.

Arham S Torik menyatakan, revitalisasi terminal akan mencakup perluasan dermaga hingga 1.000 meter dan peningkatan kedalaman dari 10 menjadi 12 meter, memungkinkan kapal besar untuk berlabuh dan bersandar.

"Harapannya adalah pelabuhan Batu Ampar akan jadi Indonesian Hub, baru nanti di tahap ke-3, yang diperkirakan Agustus 2028, itu kita akan melakukan revitalisasi terkait dengan Pelabuhan Batu Ampar," kata Arham S Torik.

Rincian proyek pembangunan infrastruktur mencakup Gate In (pintu masuk area proyek), Container Yard 12 Ha (area penyimpanan kontainer seluas 12 hektar), Workshop, Power House, Charge Station, Gate Out, DG Slot, Pump House, dan Operational Office.

Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim Jodi Mahardi menyatakan langkah-langkah Transformasi dan Modernisasi yang dilakukan PT Persero Batam seperti pembangunan Infrastruktur, peningkatan produktivitas, pengembangan logistik akan kita dukung dan kawal bersama-sama.

"Pembangunan terminal peti kemas Pelabuhan Batu Ampar kita harap bisa membawa harapan baru dan juga peluang yang tidak ternilai untuk industri Perkapalan dan aktivitas Perdagangan Kita. Terminal ini nanti akan menjadi pusat aktivitas perdagangan yang penting," kata Jodi Mahardi.

Baca juga: BP Batam Siapkan Container Yard Tingkatkan Aktivitas Bongkar Muat Pelabuhan

Jodi Mahardi berharap transformasi yang dilakukan PT Persero Batam tidak hanya mencakup pertambahan infrastruktur peti kemas tapi juga peningkatan layanan logistik terintegrasi yang mendukung kebutuhan industri dan perdagangan di kawasan. Saat ini, Persero Batam menjadi pemain utama dalam industri logistik di Pulau Batam dan harus berperan penting.

Ia menegaskan, Pelabuhan Batam tidak boleh kalah dengan pelabuhan di negara-negara tetangga.

"Terus perkuat standar pelayanan, budaya manajemen dan standar teknologi," pesan Jodi Mahardi. (TRIBUNBATAM.id/AMINUDDIN)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved