KEPRI TERKINI
50 Pulau di Kepri Termasuk Batam Hingga Anambas Belum Teraliri Listrik PLN
Data Dinas ESDM Kepri mengungkap 50 pulau berpenghuni termasuk di Batam hingga Anambas yang belum teraliri listrik PLN secara optimal.
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, KEPRI - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kepri terus berkolaborasi dengan PLN UID Riau - Kepri.
Ini untuk merealisasikan aliran listrik di 50 pulau berpenghuni di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Data Dinas ESDM Kepri mengungkap, puluhan pulau berpenghuni yang belum teraliri listrik PLN secara optimal tersebar pada empat kabupaten dan kota.
Selain Kabupaten Kepulauan Anambas, sejumlah pulau di Kota Batam, Kabupaten Karimun dan Kabupaten Lingga tercatat masuk dalam data tersebut.
“Kemungkinan pulau-pulau tersebut sudah berlistrik, namun masih bersifat swadaya masyarakat atau dengan kata lain pemerintah belum hadir memberikan penerangan listrik yang memadai kepada warga setempat,” ungkap Kepala Dinas ESDM Kepri, Muhammad Darwin, Senin (13/5/2024).
Pihaknya menargetkan 50 pulau belum berlistrik itu dapat segera menikmati listrik dengan beberapa upaya pendekatan.
Antara lain mengadakan mesin genset, pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) hingga menggunakan solar panel surya.
Ia mencontohkan di Batam pada tahun ini ada tiga pulau belum berlistrik yang akan diintervensi dengan solar panel surya.
Kemudian di Kabupaten Kepulauan Anambas, tersisa dua pulau belum berlistrik yang rencananya akan diintervensi dengan PLTS, karena jumlah penduduknya relatif sedikit, masing-masing lima hingga 17 kepala keluarga (KK).
"Kami terus berkolaborasi dengan PLN UID Riau-Kepri untuk merealisasikan program Kepri Terang di seluruh pulau berpenghuni. Selain mengandalkan APBD dan APBN, juga melibatkan perusahaan melalui dana CSR untuk pemasangan sambungan baru listrik warga," ujar Darwin.
Darwin turut menambahkan sampai saat ini terdapat 113 subsistem PLN di wilayah Kepri, yang mana 35 pulau sudah menyala 24 jam, lalu 72 pulau 14 jam, dan enam pulau tujuh jam.
Baca juga: Rizki Faisal Dorong Listrik di Kepri Tidak Byarpet, Hadir Peresmian Kabel Bawah Laut di Batam
Keenam pulau tersebut berada di Karimun dan Tambelan (Kabupaten Bintan), masing-masing tiga pulau.
"Enam pulau yang masih menyala enam jam tengah diupayakan untuk ditingkatkan menjadi 14 jam,"sebut Darwin.
Dari total 394 pulau berpenghuni di Kepri sebanyak 334 pulau sudah teraliri listrik PLN secara optimal.
Ia juga mengungkap rasio elektrifikasi di daerah itu sudah mencapai 97,9 persen.
Bahwa rasio elektrifikasi adalah perbandingan jumlah pelanggan rumah tangga yang memiliki sumber penerangan baik dari listrik perusahaan negara (PLN) maupun listrik non-PLN dengan jumlah rumah tangga. (TribunBatam.id/Endra Kaputra)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
| Gubernur Kepri Ansar Siapkan Langkah Strategis, Optimis Capai Target Investasi Rp 86 Triliun |
|
|---|
| Sidak RSUD RAT, Waka DPRD Kepri Sebut Alat Kesehatan Mereka Lebih Unggul dari RS Swasta |
|
|---|
| Pemprov Kepri Rubah Jadwal WFH ANS Semula Jumat ke Rabu, Kadiskominfo Jelaskan Alasannya |
|
|---|
| Pengakuan Saksi Mata Soal Percobaan Pencurian Pompa Air Milik Suaru Nurul Alum Dompak |
|
|---|
| Musrenbang RKPD 2027 Jadi Rumusan Pembangunan dan Penguatan Ekonomi Masa Depan di Kepri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-ESDM-Kepri-soal-kondisi-listrik-di-pulau-berpenghuni-dslkdns.jpg)