Jumat, 1 Mei 2026

BINTAN TERKINI

Berlayar dari NTT, KM Umsini Tiba di Kijang Kepri, Turunkan 1560 Penumpang

Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo,  mengatakan pengamanan yang dilakukan personel untuk menjamin Kamtibmas tetap kondusif.

Tayang:
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Eko Setiawan
Tribunbatam.id/Ronnye Lodo Laleng
Sejumlah penumpang sedang turun dari atas KM. Umsini  di pelabuhan Kijang, Kepri. 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Setelah enam hari berlayar dari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) Kapal Motor (KM) Umsini, akhirnya tiba di pelabuhan Sei Kolak, Kijang Bintan, Kepri, Rabu (15/5/2024) pagi.

Sebelumnya kapal Umsini singgah di sejumlah pelabuhan lain, diantaranya, Kupang, Larantuka, Maumere, Makasar, Surabaya dan Jakarta.

Sejauh ini, KM Umsini tetap menjadi salah satu transportasi laut pilihan utama bagi masyarakat Indonesia Timur.

Selain biayanya cukup terjangkau, kapal Umsini juga merupakan satu-satunya kapal dari Kepri ke Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal ini terbukti, banyaknya penumpang berlayar dan turun di Kijang, Bintan. Jumlahnya mencapai 1.017 orang. Mayoritas penumpang adalah warga NTT.

Baca juga: Jadwal Kapal Pelni KM Umsini Periode Mei 2024, Berlayar ke Maumere, Bau-bau, Makassar, Surabaya dll

Kedatangan kapal milik PT. Pelni itu di kawal ketat oleh pihak kepolisian Polsek Bintan Timur dan Polres Bintan. 

Polisi melakukan pengamanan di setiap kedatangan dan keberangkatan kapal penumpang, mulai dari antrian penumpang hingga barang bawaannya.

Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo,  mengatakan pengamanan yang dilakukan personel untuk menjamin Kamtibmas tetap kondusif.

“Kita lakukan pengamanan terhadap seluruh aktivitas yang ada di pelabuhan.  Intinya agar penumpang tetap aman," kata dia.

 Adapun personel yang terlibat diantaranya,  personel Polres Bintan dan personel Paroli Satuan Samapta.

Sedangkan dari Polsek Bintan Timur pengamanan dilakukan oleh pesonel yang bertugas di Pelabuhan Kijang.

“Para petugas di pelabuhan berkolaborasi menjaga keamanan dan kenyamanan agar tidak terjadi kejahatan yang dapat merugikan penumpang, termasuk periksa barang bawaan penumpang," kata dia.

Baca juga: KM Umsini Muncul dengan Tampilan Baru, Segera Angkut Penumpang dari Kijang Usai Docking

Dari 1.017 penumpang yang berangkat ada 39 Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah  dari Malaysia.

Mereka diberangkatkan menuju Provinsi DKI Jakarta oleh Rumah Perlindungan dan Trauma Centre (RPTC) Tanjungpinang.

Salah satu penumpang Umsini tujuan Kupang NTT Hasto mengaku, memilih kapal Umsini karena tiketnya yang murah. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved