BATAM TERKINI
Polisi Tembak Pelaku Begal di Batam Kepri, Pernah Beraksi di Dumai
Tersangka begal di Batam Kepri kena tembak polisi. Selain di Nongsa dan Batam Kota, ia mengaku pernah beraksi di Dumai.
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pelaku begal di Batam berinisial Net (44) mendapat timah panas polisi saat anggota Jatanras Polresta Barelang dan Polsek Nongsa hendak menangkapnya, Jumat (17/5).
Langkah tegas dan terukur ini terpaksa diambil setelah tersangka aksi kriminal di Batam ini mencoba kabur saat hendak ditangkap di Pasar Buah Jodoh.
Upaya kaburnya terhenti setelah polisi menembak kaki pria 44 tahun itu.
Polisi menangkapnya atas aksi begal dekat Kaveling Nongsa, Rabu (17/4).
Kepada polisi, ia mengaku sudah dua kali beraksi di Batam.
Selain di Nongsa, ia mengaku pernah beraksi di Taman Raya Batam Kota.
"Yang bersangkutan pernah beraksi di Dumai kemudian kabur ke Batam," ungkap Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto melalui Kapolsek Nongsa, Kompol Restia Octane Guchy, Minggu (19/5/2024).
Aksi begal di Nongsa Batam itu berawal ketika seorang wanita berinisial Ps (38) hendak menyeberang pulang ke rumahnya di Kaveling Nongsa.
Sempat terjadi tarik menarik hingga korban terjatuh dan terseret hingga 2 meter untuk mempertahankan tas yang berisi barang berharga milik korban.
Sempat dikejar oleh korban, pelaku yang menggunakan sepeda motor berhasil kabur menggunakan sepeda motor matik yang kini disita polisi sebagai barang bukti.
Atas aksi tersebut, korban mengalami luka dibagian tangan dan lutut akibat jatuh dan terseret oleh tindakan pelaku.
Baca juga: Pelaku Begal di Batam Sasar Anak di Bawah Umur, Gasak Uang dan HP Korbannya
Ia kemudian melaporkan aksi begal di Batam ini ke Polsek Nongsa.
"Korban membawa mobil dan hendak menyeberang setelah selesai menurunkan barang. Tiba-tiba, pelaku menarik tas yang dipegang hingga korbannya terjatuh," beber Kapolsek Nongsa.
Selain sepeda motor matik yang digunakan pelaku untuk beraksi, polisi menemukan satu unit HP Samsung Galaxy A52 warna putih, uang tunai Rp 4.5 juta, uang pecahan 220 dolar Singapura, uang pecahan 100 Ringgit Malaysia, beberapa Kartu ATM, KTP dan surat emas anting.
Semua barang berharga ini ditemukan dalam tas korban.
Polisi di Batam Ditemukan Tewas di Rumahnya, Diduga Korban Alami Sakit |
![]() |
---|
Mahasiswi Ungkap Beratnya Jadi Guru di Pulau, Ini Respons Wali Kota Batam |
![]() |
---|
Amsakar Jawab Tuntutan Mahasiswa, Ajak Sosialisasi Kesadaran Warga soal Sampah dan Banjir |
![]() |
---|
BEM SI Kepri Nilai Kebijakan Investasi Batam Jauh dari Kepentingan Rakyat |
![]() |
---|
Batam Jadi Tempat Penyelundupan Manusia, Sepanjang Tahun Polda Kepri Tangkap 84 Mafia TKIĀ |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.