TANJUNGPINANG TERKINI

Karantina Tanjungpinang Kepri Pulangkan 20 Sapi Tanpa Dokumen Lengkap ke Jambi

Karantina Tanjungpinang Kepri pulangkan 20 ekor sapi tanpa dokumen lengkap ke daerah asalnya Jambi pada Kamis (23/5) sore lewat Pelabuhan Dompak

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Alfandi Simamora
DIPULANGKAN KE JAMBI - Puluhan sapi tanpa dokumen lengkap dari karantina asal Jambi dipulangkan melalui Pelabuhan Putra Dompak Berjaya, Tanjungpinang, Kamis (23/5/2024) 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Balai Karantina Kepulauan Riau (Kepri) Satuan Pelayanan Tanjungpinang telah memulangkan 20 sapi asal Jambi yang masuk ke Tanjungpinang tanpa dokumen lengkap.

Puluhan sapi itu dipulangkan ke Jambi melalui Pelabuhan Putra Dompak Berjaya, Tanjungpinang menggunakan kapal KM Cahaya Baru 01 sekitar pukul 17.29 WIB, Kamis (23/5/2024).

Kepala Satuan Pelayanan Karantina Tanjungpinang, Dwi Sulistyono, mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sebanyak 20 sapi asal Jambi yang masuk ke Tanjungpinang tidak dilengkapi dokumen Karantina dari asal sapi didatangkan.

Maka dari itu, pihaknya memulangkan sapi-sapi itu ke daerah asal.

Baca juga: Karantina Tanjungpinang Kepri Tolak 20 Sapi Asal Jambi Gegara Dokumen Tak Lengkap

"Hal itu sesuai dengan Undang-undang Nomor 21 Tahun 2019, dan PP 29 tahun 2023 dilakukan penolakan ke daerah asal," ucapnya.

Terkait pemulangan sapi-sapi ini, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak karantina di daerah asal untuk dilakukan pemeriksaan.

“Hal itu dilakukan untuk melindungi Provinsi Kepri dari serangan penyakit karantina, seperti PMK dan lainnya,” terangnya.

Disinggung apakah daerah asal sapi tempat sumber penyakit PMK, Dwi menyebutkan, pemulangan dilakukan hanya untuk kehati-hatian karantina Provinsi Kepri.

"Maka dari itu setiap lalu lintas hewan harus dilapor kepada petugas karantina untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan, sebagai jaminan bebas dari penyakit," ungkapnya.

Baca juga: Karantina Tanjungpinang Cek 20 Sapi Asal Jambi, Diduga Dokumen Tak Lengkap

Dwi juga menjelaskan, apabila sapi-sapi itu ingin didatangkan lagi, nanti petugas karantina yang ada di daerah asal akan menerbitkan surat kesehatannya.

“Kalau memang sehat, akan diterbitkan surat kesehatan dan boleh dikirim ke sini,” tutupnya. (tribunbatam.id/Alfandi Simamora)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved