PARIWISATA KEPRI AMAN
Indahnya Pesona Destinasi Wisata Kelong Apung Bintan Jaya di Bintan Kepri
Berlibur di Kelong Apung tengah laut menjadi hal menarik untuk menghilangkan penat dari kesibukan pekerjaan. Baik itu, bersama keluarga tercinta, tema
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Kabupaten Bintan merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Kepri yang dikenal dengan banyak destinasi wisata, Rabu (5/6/2024).
Selain destinasi wisata pantai, religi, dan alam, Kabupaten Bintan juga memiliki destinasi wisata Kelong Apung yang berada di perairan laut Kabupaten Bintan.
Berlibur di Kelong Apung tengah laut menjadi hal menarik untuk menghilangkan penat dari kesibukan pekerjaan. Baik itu, bersama keluarga tercinta, teman, dan sanak saudara.
Sebab disana Anda bisa melihat pemandangan, dan keindahan laut yang tenang, serta menghabiskan waktu untuk memancing, berenang maupun menyelam.
Salah satu wisata Kelong Apung yang menjadi rekomendasi adalah Wisata Kelong Apung Bintan Jaya yang berada di daerah kawasan laut Trikora, Desa Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan.
Baca juga: Personel Lanud RHF Sabet 2 Podium Juara Kategori Olympic Team Relay Bintan Triathlon 2024
Kelong Apung Bintan Jaya ini menyediakan fasilitas yang dapat memanjakan pengunjung, mulai dari pemandangan laut yang indah serta suasana laut yang tenang.
Di kawasan ini, juga tersedia fasilitas penginapan, sarana berenang, perahu kano, dan snorkeling untuk menyelam dengan menikmati keindahan bawah laut.
Wisata Kelong Apung Bintan Jaya ini sudah ada sejak tahun 2010 untuk tempat keramba ikan nelayan.
Namun, pengelolah berinisiatif untuk membuat kelong apung Bintan Jaya menjadi tempat wisata, seiring dengan berjalannya waktu, keramba ikan ini diubah menjadi tempat penginapan bagi para pengunjung wisata, dan resmi beroperasi sejak tahun 2020 silam.
"Alhamdulilah sejak tahun 2020 lalu kita sudah dikunjungi wisatawan hingga saat ini," terang Pengelola wisata Kelong Apung Bintan Jaya Idah.

Wisatawan yang berkunjung di Kelong Apung Bintan Jaya tidak hanya wisatawan lokal, namun juga ikut dikunjungi Wisatawan dari Negara Tetangga Singapura dan Malaysia.
"Kalau yang menginap dan berkunjung kesini umumnya wisatawan yang berkeluarga dan kelompok. Mereka ada yang hobby memancing atau menyelam,” ucapnya.
Adapun fasilitas yang bisa digunakan oleh wisatawan di Kelong Apung Bintan Jaya ini, ada 4 kamar untuk tempat penginapan. Dalam satu kamar dapat digunakan 4 orang.
Baca juga: Bintan Triathlon 2024 Semarak dengan Ikut Serta Anak-anak dan Remaja 35 Negara
Selain itu, di Kelong Apung Bintan Jaya ini juga memiliki toilet, tempat untuk bakar-bakar jika wisatawan ingin membakar ikan maupun ayam saat berkunjung di kelong tersebut.
Selain fasilitas penginapan, di kawasan ini, pengelolah juga menyediakan fasilitas permainan laut seperti berenang, snorkeling, dan perahu kano.
Di kelong ini juga tersedia restoran mini, yang menyediakan teh, dan kopi serta makanan lainya.
"Bagi pengunjung kita juga menyediakan sarapan pagi, dan nasi untuk makan serta minuman," ucapnya.
Mengenai harga tarif menginap, pengelola menetapkan Rp150 ribu per orang per malam untuk orang dewasa. Sedangkan anak-anak umur 6-12 tahun sebesar Rp 100 ribu per orang.
"Sementara untuk yang day trip, tarifnya Rp 115 ribu dengan fasilitas yang sama dan waktunya (Check In) dari pukul 14.00 WIB hingga pukul 12.00 Wib (check out) keesokan harinya," jelasnya.

Bagi Anda yang ingin berkunjung dan menginap di Kelong Apung Bintan Jaya, jika menggunakan bus atau mobil dari Tanjungpinang Anda akan menempu jarak hingga satu jam ke Desa Teluk Bakau, Kabupaten Bintan.
Tapi jika anda dari Batam, dapat menggunakan transportasi mobil dengan menaiki kapal Roro dari Tanjunguban Bintan dengan 45 menit penyeberangan. Sedangkan jika menggunakan kapal Speedboat, Anda hanya memakan waktu 15-20 menit.
Setibanya di Tanjunguban, jika Anda menaiki mobil kurang lebih memakan waktu sekitar 1 sampai 2 jam ke pantai Trikora desa Teluk Bakau, Kabupaten Bintan. Disana Anda akan dijemput oleh pengelolah dengan menggunakan kapal Speed menuju Kelong Apung Bintan Jaya yang berada di tengah laut.
Waktu perjalanan naik speed dari bibir pantai desa Teluk Bakau ke Kelong Apung memakan waktu sekitar 10 menit. Sesampainya di kelong Apung Bintan Jaya, pengunjung akan dapat menikmati seluruh fasilitas yang diberikan pengelolah.
Nanda salah satu pengunjung yang berwisata ke Kelong Bintan Jaya Jaya, mengaku, suasana di kelong yang dikunjunginya sangat bagus untuk tempat wisata bersama keluarga, dan teman dan sanak saudara.
Selain tarif yang dikeluarkan tidak terlalu mahal, berwisata di Kelong Apung Bintan Jaya sangat nyaman dan tenang.
“Alhamdulilah tempatnya sangat bagus dan nyaman, kami disini datang 25 orang beserta teman-teman dan keluarga. Sangat menyenangkan,” ucapnya.
Mengenai pelayanan yang diberikan pengelolah, menurutnya juga sangat luar biasa, dan disuguhkan dengan pemandangan laut yang sangat indah dan bagus.
"Kita bisa melihat karang laut dan ikan dibawah laut dengan snorkeling, bisa berenang dan memancing serta menggunakan perahu kano. Happy Banget, dan pasti bakal datang lagi kesini,” jelasnya.

Sementara itu, Kadispar Bintan, Arief Sumarsono menyebutkan, untuk wisata kelong Apung di Kabupaten Bintan saat ini ada sebanyak 14 kelong.
Menurutnya, tempat wisata kelong apung itu menjadi salah satu Destinasi Wisata yang berbeda dengan harga yang cukup terjangkau.
Meskipun demikian, tempat wisata kelong ini tidak main-main. "Soalnya tempat wisata ini langsung berada di alam tengah laut," ucapnya.
Menurutnya, untuk kelong laut ini setiap minggunya okupansinya setiap Sabtu -Minggu penuh.
Sehingga pihaknya dari Dinas Pariwisata Bintan akan terus mendukung untuk mempromosikan kepada wisatawan luar negeri, agar bisa mengunjungi kelong-kelong yang ada di Kabupaten Bintan tersebut.
"Jadi kita sekarang ini sedang menyusun terkait promosi wisatawan dari luar negeri. Salah satu kesiapan kita yaitu pelabuhan dan lain untuk menuju kelong dan sudah kita kordinasikan,” terangnya.
Sementara itu untuk Life Jacket pihaknya akan mendukung, dan melakukan pemantauan. Soalnya life jacket ini merupakan suatu kewajiban bagi mereka disaat membawa wisatawan menggunakan kapal menuju kelong disana,” jelasnya.
Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti mengatakan, pariwisata Tanjungpinang ikut menyumbang kunjungan wisatawan ke Kepri.
Khususnya wisatawan lokal maupun mancanegara. Dimana dari 80 persen wisman di Kepri ini berasal dari pintu masuk Batam, 15 persen dari Bintan, sisanya Karimun, dan Tanjungpinang.
Menurutnya, berbagai upaya dilakukan Dispar Kepri untuk mendukung setiap kabupaten/kota di Kepri dalam hal menarik kunjungan wisatawan. Dalam hal ini Dispar juga butuh dukungan semua pihak.
"Khususnya di Kabupaten Bintan, beberapa pihak melakukan berbagai kegiatan baik itu yang digelar di Kawasan Lagoi, Trikora, sehingga secara tidak langsung kunjungan wisatawan di Kabupaten Bintan terus meningkat," tutupnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kepulauan Riau (Kepri), Guntur Sakti mengatakan, Kabupaten Bintan memiliki destinasi wisata luar bisa.
Terutama keindahan alam pantainya yang pasti membuat wisatawan terkesima saat berkunjung.
Selain keindahan pantainya, Bintan juga terkenal dengan kawasan Lagoi yang menjadi penyumbang kunjungan wisatawan paling banyak.
“Paling banyak wisatawan luar negeri untuk di Bintan ada di Lagoi,” sebutnya.
Di Lagoi tersebut, banyak resort yang bertaraf Internasional, dengan menawarkan keindahan pantai juga, serta lokasi bermain golf.
“Tentunya atraksi wisata yang banyak disuguhkan di satu kawasan wisata, akan menambah daya tarik kunjungan,” ujarnya.
Terhadap destinasi wisata yang ada di Bintan, Guntur meminta, agar pengelola wisata dan pengunjung memperhatikan kebersihan.
“Khusus yang di luar lagoi ya. Jangan sampai tempat wisatanya sudah bagus, dikotori dengan sampah. Maka kebersihan harus selalu diperhatikan,”katanya.
Ia berharap, pariwisata Kepri mulai bangkit lagi usai pandemi Covid-19.
Seperti diketahui, pandemi Covid-19 sempat membuat wisata Kepri terpuruk.
Ia mengatakan, keterpurukan pariwisata membuat sejumlah agen travel, pemilik destinasi wisata, hotel hingga asosiasi menjerit.
“Kini, saatnya dunia pariwisata kita di Kepri. Khususnya Bintan kembali meningkat,”sebut Guntur.
Pemerintah Provinsi Kepri telah menetapkan sejumlah kawasan wisata strategis yang termuat dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Kepri Nomor 1263 tahun 2022 tentang Destinasi Pariwisata, Kawasan Strategis Pariwisata, dan Daya Tarik Wisata Provinsi Kepri.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, penetapan itu bertujuan memajukan kesejahteraan masyarakat, meratakan kesempatan berusaha, dan optimalisasi potensi ekonomi dan karakteristik daerah.
Selain itu, penetapan kawasan wisata strategis juga bertujuan untuk mengangkat dan melindungi nilai-nilai budaya, agama, adat istiadat, dan menjaga kelestarian alam.
Ansar Ahmad menilai, penetapan itu dilakukan untuk mendukung pembangunan dan pengembangan pariwisata di Provinsi Kepri.
“Sehingga, diperlukan penentuan wilayah pariwisata dan daya tarik wisata agar pengembangan yang dilakukan dapat lebih terarah,” kata Gubernur Kepri.
beberapa kawasan wisata yang diunggulkan di Kabupaten Bintan antara lain Taman Kota Kijang, Pantai Dugong, Desa Wisata Pengudang, Mangrove Desa Toapaya Selatan, dan Wisata Mapur.(als/dra)
Baca berita lainnya di Google News
pariwisata Kepri Aman
pariwisata Kepri
Dinas Pariwisata Kepri
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
Pariwisata Bintan
Fotografer Luar Negeri Ikut Explore Kepri 2025, Tampilkan Pariwisata Kepri Dari Sisi Lain |
![]() |
---|
Dispar Kepri Kejar Relaksasi Visa, Magnet Buat Dongkrak Kunjungan Wisman, Bangkitkan Pariwisata |
![]() |
---|
Guntur Sakti Beri 3 Pesan di Pelantikan HPI Kepri, Pramuwisata Punya Skill, Pengetahuan dan Attitude |
![]() |
---|
Wisata Kepri di Safari Lagoi Bintan, Pengunjung Bisa Lihat Satwa Liar Dari Dekat |
![]() |
---|
Menilik Asal Usul Nama Wisata Pantai Batu Kasah, Warisan Sejarah di Masyarakat Natuna |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.