BATAM TERKINI
Ekspor Kota Batam Turun 21,26 Persen pada Bulan April 2024, Terimbas Sektor Migas
Komoditas ekspor yang terbesar nilainya berasa dari golongan Mesin/Peralatan Listrik, yaitu senilai USD 2.250,26 juta.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kegiatan ekspor Kota Batam mengalami penurunan pada bulan April 2024 dibandingkan bulan sebelumnya.
Angka penurunan tersebut mencapai 21,26 persen, atau sekitar USD 321,67 juta.
Hal ini disebabkan adanya penurunan ekspor baik di sektor migas maupun non migas pada bulan tersebut.
Ekspor sektor migas mengalami penurunan sebesar 5,47 persen atau sekitar USD 4,59 juta; sedangkan sektor non migas mengalami penurunan lebih besar, yakni 22,18 persen atau sekitar USD 317,08 juta.
"Jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, kumulatif ekspor Kota Batam mengalami penurunan senilai USD 224,45 juta atau 4,37 persen," jelas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Eko Aprianto.
Menurut golongan barang, komoditas ekspor yang terbesar nilainya berasa dari golongan Mesin/Peralatan Listrik, yaitu senilai USD 2.250,26 juta.
Golongan barang Mesin/Peralatan Listrik menyumbang kontribusi 49,03 persen dari kumulatif ekspor non migas Kota Batam selama Januari - April 2024.
Baca juga: Inflasi Batam pada Mei 2024 Capai 3,9 Persen, Cabai dan Sayur Penyumbang Utama
Golongan barang ekspor berikutnya yang mempunyai peran cukup besar terhadap ekspor nonmigas Kota Batam adalah Benda-benda dari Besi dan Baja senilai USD 645,00 juta (14,05 persen), Mesin-mesin/Pesawat Mekanik senilai USD 402,83 juta (8,78 persen), Minyak dan Lemak Hewan/Nabati senilai USD 227,59 juta (4,96 persen), Berbagai Produk Kimia senilai USD 170,97 juta (3,73 persen).
Kapal Laut senilai USD 147,40 juta (3,21 persen), Kokoa/Coklat senilai USD 132,31 juta (2,88 persen), Bahan Bakar Mineral senilai USD 108,09 juta (2,36 persen), Plastik dan Barang dari Plastik senilai USD 106,15 juta (2,31 persen), dan Perangkat Optik senilai USD 78,82 juta (1,72 persen).
"Komoditas ekspor ikan dan udang selama Januari-April 2024 mengalami penurunan sebesar 32,47 persen, dengan sumbangan 0,11 persen terhadap kumulatif ekspo non migas Kota Batam," tambah Eko.
Di sisi lain, nilai impor Kota Batam pada April 2024 mencapai USD 1.310,65 juta, atau naik 54,94 persen dibandingkan bulan Maret 2024.
Hal ini didorong kenaikan impor non migas sebesar USD 465,03 juta (55,36 persen), sementara impor migas turun sebesar USD 0,31 juta (5,20 persen). (*)
(TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)
| Keributan Keluarga di Kabil Berujung Pengeroyokan, Korban Luka di Kepala dan Perut |
|
|---|
| Wujud Kepedulian, Wakapolresta Barelang Gelar Bakti Sosial untuk 200 Driver Online |
|
|---|
| 2 Pelaku Curanmor di Batam Ditangkap, Polisi Temukan Lima Motor Hasil Curian di Rumahnya |
|
|---|
| Ratusan Guru Agama Kristen Belum Terima TPG, Kemenag Sebut Kendala Anggaran dan Proses Pencairan |
|
|---|
| Touring Moge Thailand ke Batam Segera Digelar, Ahmad Sahroni Resmikan Pengurus HDCI Kepri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/17102022peti-kemas-kontainer-ekspor-batam.jpg)