PILKADA BATAM 2024

Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra Bergabung, PDIP Penentu Poros Baru di Pilkada Batam 2024

Akademisi Unrika Linayati Lestari sudah memprediksi Amsakar Achmad akan bergabung dengan Li Claudia Chandra di Pilkada Batam 2024.

|
IST
Akademisi Unrika Linayati Lestari berikan pandangan mengenai peta koalisi di Pilkada Batam 2024 pasca bergabungnya Amsakar Achmad dengan Li Claudia Chandra. 

TRIBUNBATAM.id. BATAM - Akademisi Unrika Linayati Lestari sudah memprediksi Amsakar Achmad akan bergabung dengan Li Claudia Chandra di Pilkada Batam 2024.

Tanda-tanda keduanya akan bergabung sudah terlihat sejak awal meski Partai Gerindra mencuatkan Li Claudia Chandra sebagai Calon Wali Kota Batam.

"Memang sudah diprediksi sejak awal bergabungnya Amsakar Achmad dengan Li Claudia Chandra," ujar Linayati Lestari kepada Tribun Batam, Kamis (4/7/2024).

Partai Gerindra memastikan mengusung Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra di Pilkada Batam.

Selain Gerindra, PKB juga merekomendasikan pasangan ini. Bahkan Golkar juga sejak awal mengatakan akan mengusung Amsakar Achmad.

Dengan begitu pasangan Amsakar-Li Claudia Chandra sementara meraih 17 kursi koalisi DPRD Batam 2024.

Lina mengatakan, langkah Gerindra awalnya memasang LCC sebagai Calon Wali Kota Batam merupakan model dari marketing politik.

Baca juga: Li Claudia Chandra Lapang Dada, Siap Jadi Wakil Amsakar Achmad di Pilkada Batam 2024

"Jualannya memang begitu. Harus dipasang dulu sebagai calon wali kota. Meski bisa saja jadi calon wakil," ujarnya.

Peta koalisi di Pilkada Batam juga masih dinamis. Masih ada beberapa partai yang belum terang-terangan menyatakan sikap.

Meski bisa mengusung sendiri calon, Partai Nasdem juga belum memastikan siapa yang akan diusung di Pilkada Batam nanti.

Tentunya menarik ditunggu kemana arah politik Partai Nasdem. "Apakah akan mengusung sendiri calon atau akan bergabung dengan poros yang ada," ujarnya.

Linayati Lestari menilai, justru sekarang PDI Perjuangan sebagai penentu munculnya poros lain.

Di DPRD Batam 2024, PDI Perjuangan meraih tujuh kursi. Artinya tinggal memerlukan minimal tiga kursi lagi.

"PDI Perjuangan berpeluang koalisi dengan PKS yang memiliki 6 kursi. Narasi ini juga muncul di Pilkada Jakarta," ujar Lina.

Bukan tidak mungkin PDI Perjuangan berkoalisi dengan PKS. Sebab kedua partai ini pernah berkoalisi baik di Pilkada Kepri maupun Pilkada Batam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved