Berita Populer Hari Ini
Daftar 7 Berita Populer Kepri, Polisi Dalami Motif Pembunuhan Wina hingga Sidang PN Batam
Daftar 7 berita populer Kepri, Rabu (10/7) di antaranya polisi dalami motif pembunuhan Wina di Batam, sidang kasus penggelapan ratusan HP PT Satnusa
Psikolog Klinis RSUD Muhammad Sani, Devi Mayasari menjelaskan ada beberapa faktor resiko atau penyebab seseorang memilih mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.
Pertama, faktor biologis yaitu seseorang yang sudah depresi dan putus asa karna masalah kesehatan di diagnosa penyakit kronis atau riwayat keluarga yang juga memiliki usaha mengakhiri hidup.
Kedua, faktor psikologis yaitu seseorang yang memiliki trauma atau mengalami kekerasan pernah mengalami gangguan mental seperti depresi atau kecemasan yang begitu berat atau adanya gangguan kepribadian.
"Secara psikologis bisa juga seseorang yang melakukan bunuh diri ini terpengaruh obat-obatan terlarang. Hingga menyebabkan putus asa dan implusif serta memiliki agresifitas yang tinggi dan bertujuan mengakhiri hidup," ujar Devi Mayasari, Selasa (9/7/2024).
Sidang Kasus Viral Penggelapan Ratusan Handphone di PT Sat Nusa Persada, Jual Hp di Market Place
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kasus penggelapan ratusan unit handphone oleh Karyawati PT Sat Nusa Persada pada Mei 2024 lalu, memasuki babak baru.
3 terdakwa yakni Een Safnita, Dhea Kurnia, dan Steven menjalani sidang perdana di ruang sidang Wirdjono Prodjodikoro, PN Batam.
Majelis hakim yang memimpin jalannnya persidangan diketuai oleh hakim Setyaningsih, didampingi hakim Twis Retno, dan Sapri Tarigan, dan jaksa penuntut umum Arif Darmawan.
Dalam dakwaannya, Een Safnita karyawati PT Sat Nusa didakwa dengan pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan, sedangkan 2 terdakwa lainnya pada 2 berkas terpisah yakni Dhea Kurnia dan Steven didakwa dengan pasal 480 KUHP.
Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan dilanjutkan dengan keterangan saksi, yang menghadirkan 6 saksi di persidangan, yakni saksi Wilson, Angga Wijarnako, M. Ridha, Sugianto, Asromi, dan Ade Ramdhan
BREAKING NEWS - Anak di Tanjungpinang Tewas Diduga Setelah Konsumsi Obat Sakit Perut
TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Seorang anak di Tanjungpinang meninggal dunia diduga setelah mengonsumsi obat sakit perut.
Anak berumur 13 tahun yang meninggal dunia itu beralamat di Lorong Buyu Jalan Pramuka, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bernama Dyo Putra Pratama.
Ketua RT03 RW04 Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, Nur Handri mengatakan, anak tersebut meninggal dunia di Puskesmas Sei Jang sekira pukul 10.00 WIB.
“Kata ibunya, korban meninggal jam 10 pagi. Awalnya sempat sakit perut dan di bawa ke Puskesmas Sungai Jang," sebutnya, Selasa (9/7/2024).
Berita Populer Batam
berita populer hari ini
pembunuhan Wina
Kasat Reskrim Polresta Barelang
bunuh diri
Batam
Pencurian
PN Batam
| Daftar Berita Populer Hari Ini, Mantan Istri Jaka Bongkar Tabiat Tersangka Pembunuhan di Lingga |
|
|---|
| Daftar Berita Populer Hari Ini, Mobil Brio Terbakar Hingga Gadis Remaja Loncat ke Laut di Karimun |
|
|---|
| Daftar Berita Populer Kepri, Temuan Ulat di Nasi MBG Hingga Warga Indonesia Berenang ke Singapura |
|
|---|
| Daftar 7 Berita Populer Hari Ini, Kecelakaan Maut di Bengkong Batam, Siswa SMP Tewas |
|
|---|
| Daftar 7 Berita Populer Hari Ini, Cerita Mahasiswa Asal Kepri yang Kuliah di Iran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/IMG_20240709_21351125.jpg)