Rabu, 6 Mei 2026

BATAM TERKINI

Penyuluh Agama Kristen Kemenag Batam Serukan Bahaya Judi Online Hingga Bunuh Diri

Penyuluh agama Kristen Kemenag Batam memberi atensi khusus terkait judi online hingga maraknya kasus bunuh diri di Batam.

Tayang: | Diperbarui:
TribunBatam.id/Hening Sekar Utami
Talkshow penyuluh agama Kristen Kemenag Batam di Mega Mall Batam Centre, Selasa (23/7/2024), serukan bahaya judi online serta keprihatinan mereka soal maraknya kasus bunuh diri. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Judi online dan maraknya kasus bunuh diri menjadi atensi Kementerian Agama (Kemenag) Batam.

Melalui penyuluhan agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Batam, mereka menggelar talkshow kepada para pemuda pemudi Kristen Kota Batam di atrium Mega Mall Batam Center, Selasa (23/7/2024).

Sedikitnya 100 peserta generasi muda lintas sekolah tinggi teologi Batam ikut serta dalam talkshow tersebut.

Acara ini juga diikuti sejumlah pendeta dan dosen perguruan tinggi.

Talkshow bertajuk "Sayangi Dirimu" ini, diisi oleh sejumlah narasumber, yaitu Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Batam, Rikardo D Butar Butar.

Kasi Urakris Kemenag Kota Batam, Esther Sri Liasna; dan Ketua Pokjaluh Kristen Kemenag Kota Batam, Pdt Janpiter Sihombing STh sebagai moderator.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, DrH Zulkarnain, SAg, MH, juga hadir memberikan materi tentang bahaya judi online kepada peserta.

"Ajaran agama mana pun melarang yang namanya bunuh diri dan judi online. Maka kami menindaklanjuti arahan Kemenag Pusat untuk menggaungkan kampanye ini," ujar Zulkarnain.

Ia juga menjelaskan, penyuluhan ini digelar untuk menindaklanjuti fenomena maraknya terjadi aksi bunuh diri di Kota Batam, beberapa waktu belakangan ini.

Aksi bunuh diri ini dominan dilakukan oleh anak muda, dengan berbagai dugaan alasan pendorong.

"Kami melihat fenomena bunuh diri di Batam akhir-akhir ini sangat memprihatinkan," ujar Zulkarnain.

Baca juga: Konten Kreator Batam Terjerat Kasus Judi Online, Tergiur Upah Endorse Rp 20 juta

Pihaknya pun mengimbau, khususnya kepada generasi muda, agar tetap menghargai hidup dengan merawat keimanan, kehidupan beragama serta pengetahuan.

Terlebih lagi, generasi muda Batam diimbau agar tidak tergiur iming-iming judi online, sebab menurutnya, judi online hanya menjanjikan sesuatu yang semu.

Zulkarnain membeberkan, judi online menyebabkan banyak sekali masalah dalam masyarakat.

Orang yang mengikuti judi online akan cenderung kecanduan dan susah berhenti.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved