Batam Terkini
Nelayan Batam Ngaku Tenang Saat Turun Melaut, 3.444 Nelayan Dapat Jaminan BPJS Ketenagakerjaan
Kepala Dinas Perikanan Batam Yudi Admajianto mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan sangat besar manfaatnya, sehingga nelayan bisa tenang saat
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.ID,BATAM - Sebanyak 3.444 nelayan kecil di seluruh Batam telah mendapatkan jaminan BPJS ketenagakerjaan. Para nelayan itu kini telah mendapat perlindungan kecelakaan kerja jika saat turun melaut.
Status kepesertaan BPJS mereka itu telah didaftarkan Dinas Perikanan Batam.
Kepala Dinas Perikanan Batam Yudi Admajianto mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan sangat besar manfaatnya, sehingga nelayan bisa tenang saat melaut untuk mencari ikan.
"Tahun ini terealisasi BPJS Ketenagakerjaan untuk 3.444 nelayan kecil yang sudah terdaftar dan sudah terverifikasi, yang mana manfaatnya sangat besar. Apalagi, melaut sangat rentan pada risiko yang tidak kita harapkan," ujar Yudi ditemui di Kantor Dinas Perikanan Batam di Sekupang, Kamis (25/7).
Yudi berharap, seiring dengan banyaknya nelayan di Batam, jaminan BPJS Ketenagakerjaan bisa digulirkan tiap tahunnya. Program ini akan berlangsung secara berkelanjutan dan didukung alokasi anggaran yang disediakan dari APBD Batam.
Baca juga: Upaya Pemkab Natuna Bawa Pulang 8 Nelayan yang Divonis Bebas Malaysia dan Pompongnya
"Di tahun depan kita rencanakan bertambah jadi 5.000 orang nelayan," katanya.
Adapun, asuransi BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan diberikan bagi mereka yang telah tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan Kota Batam. Besaran asuransi tersebut Rp 930 juta per tahun bagi 3.444 nelayan di Batam.
Jaminan ini, kata dia bisa menjadi bantuan, jika terjadi hal yang tidak diinginkan ketika menjalankan tugas sebagai nelayan.
"Inilah bentuk perhatian Pemko Batam untuk membantu kesejahteraan nelayan. Ke depan kami bersama nelayan akan terus memetakan kebutuhan nelayan, agar bisa meningkatkan pendapatan hasil tangkapan ikan mereka,” ucap Yudi.
Atas jaminan BPJS itu, seorang nelayan Belakang Padang, Basri kini mengaku lebih tenang akan profesi yang ia lakoni untuk menjalani hidup, mencari nafkah buat keluarga.
Baca juga: Kisah Nelayan Lingga Kepri Ditahan di Malaysia, Ali: Tiba-tiba Ditodong Senjata
“Dengan BPJS ketenagakerjaan ini, kita nelayan sekarang sudah macam pekerjaan formal. Ada BPJS kesehatan ada juga ketenagakerjaannya. Sudah lebih baguslah,” ujar Basri.
Menurutnya, program Bpjs ini harus terus digalakkan untuk seluruh nelayan sehingga ketika nelayan mencari ikan semuanya sudah dilindungi BPJS. (TRIBUNBATAM.ID/bereslumbantobing)
Baca berita Tribunbatam.id lainnya di Google News
Bawa Perlengkapan Khusus Tim DVI Polda Kepri Turun Investigasi Kontrakan Pasutri |
![]() |
---|
Oknum Polisi di Batam Ditemukan Tewas di Rumahnya, Diduga Korban Alami Sakit |
![]() |
---|
Pasutri di Batam Ditemukan Tewas di Rumah Kontrakan, Ternyata Baru Pindah Dari Jawa |
![]() |
---|
Kondisi Pasutri yang Tewas di Batam, Mulut Istri Berlumuran Darah, Suami Terikat Tali di Leher |
![]() |
---|
Dua Jenazah yang Ditemukan di Rumah Kontrakan di Batam Ternyata Suami Istri |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.