Batam Terkini
Petugas Razia Pasar Seken, Pedagang Minta Razia Dipintu Masuk Pelabuhan, Bukan Dipasar
Adanya aktivitas razia itu mendapat sorotan dari pedagang. Mereka mempertanyakan aksi razia yang dilakukan petugas, termasuk Bea Cukai Batam.
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sejumlah pedagang barang seken di Batam mengaku was-was terhadap aktivitas razia barang seken yang menyasar pasar seken.
Isu aktivitas razia itu lantas membuat sejumlah lapak pedagang tutup. Mereka menghindari aktivitas petugas yang datang kelokasi dagangannya.
Adanya aktivitas razia itu mendapat sorotan dari pedagang. Mereka mempertanyakan aksi razia yang dilakukan petugas, termasuk Bea Cukai Batam.
“Terkadang petugas kita ini munafik. Sekarang pertanyaannya siapa yang membawa barang itu bisa masuk ke Batam ? Siapa yang main mata, siapa bosnya. Kalau tanpa sepengetahuan mereka, petugas di pintu masuk tak mungkin barang itu bisa masuk,” ujar Ical, pedagang barang Seken di pasar Batam Center, Jumat (26/7).
Ical mempersoalkan petugas melakukan razia jingga turun langsung ke lokasi pasar seken, tapi tidak di pelabuhan.
Baca juga: Batam Dekat Singapura, Polda Kepri Sebut Modus Baru Penyelundupan Barang Seken
“Harusnya mereka perketat pengawasan di pelabuhan, bukan mala datangi kios, lapak pedagang. Kami ini hanya cari makan dari hasil jualan,” ungkapnya.
Kemarin Sabtu lalu, kata dia petugas Bea Cukai ada yang turun ke pasar seken Taras. Saat petugas datang sempat terjadi perdebatan singkat antara petugas dengan pedagang.
Sejumlah pedagang barang seken, termasuk pakaian bekas (Balpres) mengaku akan tetap berjualan selama mereka mendapat barang dari toke besar.
Baca juga: Penjelasan Bea Cukai Batam Soal Peredaran Barang Seken Bebas ke Batam
“Emang pemerintah mau nanggung biaya hidup kami, anak kami. Kami kerja, hasil keringat sendiri. Bukan buat kaya, buat cari hidupnya. Aneh-aneh saja razia sampai ke pasar seken,” katanya.(TRIBUNBATAM.ID/bereslumbantobing)
Baca berita Tribunbatam.id lainnya di Google News
| Mantan Karyawan Klinik Kecantikan Laporan Dugaan Pemalsuan Produk, Polda Periksa Pemilik Klinik |
|
|---|
| Modus Penyalahgunaan BBM Subsidi Nelayan di Batam, Satu Orang Kantongi 10 Surat Rekom |
|
|---|
| Pengusaha di Batam Jadi Buronan Polisi Setelah Gelapkan Uang Rp 2 Miliar |
|
|---|
| Batam Dipercaya Jadi Tuan Rumah Ajang Basket Dunia 3x3, Hadirkan 32 Negara |
|
|---|
| ASDP Batam dan Pemprov Kepri Segera Bangun Dermaga Sandar di Batam, 2 Kapal Roro Sekali Berangkat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/WhatsApp-Image-2024-07-27-at-120030.jpg)