Lingga Terkini
Dinkes Lingga Serukan Pola Makan Bergizi Bagi Anak Untuk Cegah Stunting
Kepala Dinkes PPKB Lingga, dr Bukit Tua Rayanto Gultom mengatakan, berdasarkan deteksi yang dilakukan pihaknya, penyebab anak stunting di Lingga diseb
Penulis: Febriyuanda | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kabupaten Lingga, terus berupaya melakukan langkah konkret dalam pencegahan dan penurunan angka stunting.
Hal itu salah satunya, dengan melakukan edukasi stunting kepada orangtua.
Kepala Dinkes PPKB Lingga, dr Bukit Tua Rayanto Gultom mengatakan, berdasarkan deteksi yang dilakukan pihaknya, penyebab anak stunting di Lingga disebabkan oleh asupan makanan.
Selain itu juga, pola asuh orang tua dalam memberikan makan bergizi pada anak.
“Berdasarkan deteksi kita, itu memang penyebabnya dikarena oleh asupan makanan, pola asuh, pola asih dari orang tua umummnya ibu dalam memberikan asupan makanan bergizi bagi anak,” ujar Bukit, Rabu (7/8/2024).
Baca juga: Sederet Upaya Dilakukan Pemkab Natuna untuk Tekan Angka Stunting 2024 Jadi 10 Persen
Oleh karena itu, lanjut Bukit, dalam rangka penanganan, pencegahan dan penurunan angka stunting salah satu langkah konkret yang dilakukan oleh pihaknya yaitu melakukan edukasi.
Edukasi tersebut dengan memberikan penyuluhan dan bimbingan terkait stunting pada orang tua bayi dua tahun, empat tahun dan lainnya serta kepada remaja putri.
Pemberian edukasi kepada remaja putri terang Bukit, tentunya sebagai generasi muda yang akan berkeluarga nantinya perlu menyiapkan diri sejak dini.
Baca juga: Aksi Sidak Kepri Maksimalkan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting
Hal ini untuk melahirkan generasi yang sehat dan kuat nantinya.
“Kita juga berikan edukasi ke pasangan usia subur, ibu hamilnya kita berikan pemahaman supaya dapat mengkomsumsi makanan yang bergizi. Selain itu kita juga melakukan penguatan lintas sektoral baik itu Kecamatan, Kelurahan dan desa,” ucapnya.
Dengan penguatan lintas sektoral tersebut diharapkan dapat memperkuat pemberdayaan masyarakat.
Sehingga, sasaran untuk mengajak seluruh anak di Lingga ke posyandu tercapai. Dengan begitu tentunya seluruh anak mendapatkan penimbangan dan pengukuran.
“Jika ditemukan anak yang stunting maka, pihaknya akan langsung melakukan intervensi, seperti pemberian makanan bergizi dan pembimbingan terhadap orang tua,” tuturnya.
Stunting menjadi fokus pemerintah pusat maupun daerah, karena anak yang stunting akan berdampak pada masa depannya.
Oleh karena itu berbagai program dilakukan untuk menekan angka stunting di setiap daerah salah satunya juga intervensi stunting serentak.
| Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, Kemenag Lingga Sepakati Hal Ini Usai Ikuti Rakor Bersama ATR/BPN |
|
|---|
| Distribusi Pertalite Diawasi Ketat, Pemkec Lingga Tegaskan Penyalur Dilarang Jual di Atas HET |
|
|---|
| Semarak Hari Kartini di SMAN 1 Lingga, Siswa Tampil Anggun di Fashion Show, Banyak yang Pangling |
|
|---|
| Batam Tektona Kepri Melaju ke Final Anjungan Fest 2026 di Riau, Tiga Atlet Voli Lingga Turut Andil |
|
|---|
| Dari Pintu ke Pintu, Polres Lingga Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/WhatsApp-Image-2024-08-07-at-203829.jpg)