Senin, 13 April 2026

REMPANG ECO CITY

Percepat Proses Pemangunan Hunian Warga Rempang, Ditargetkan Rampung September 2024

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait menyampaikan adalah komitmen BP Batam untuk mempercepat proses pembangunan agar warg

Editor: Eko Setiawan
Tribunbatam.id/Istimewa
Plan kawasan perkampungan bagi warga terdampak protek Rempang Eco City 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - BP Batam tengah mempercepat pembangunan rumah baru yang sangat dinantikan oleh warga terdampak proyek investasi Rempang Eco City di Tanjung Banon, Rempang, Batam, Kepulauan Riau. Tahap pertama pembangunan ditargetkan rampung pada September 2024, dengan setiap rumah bertipe 45 dibangun di atas lahan seluas 500 m⊃2;.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait menyampaikan adalah komitmen BP Batam untuk mempercepat proses pembangunan agar warga yang saat ini tinggal di hunian sementara dapat segera menempati rumah baru mereka dan memulai lembaran kehidupan yang lebih baik.

Lebih lanjut dijelaskan Tuty selama masa transisi di hunian sementara, setiap anggota keluarga akan menerima bantuan sebesar Rp 1,2 juta per bulan, ditambah dengan biaya sewa rumah sebesar Rp 1,2 juta.

"Bantuan biaya sewa ini tetap akan diberikan setiap bulan, bahkan jika warga memilih untuk tinggal di tempat saudara atau di luar hunian yang telah disediakan,"katanya.

Baca juga: Kepala BP Batam Optimistis Pembangunan Rumah Warga Rempang di Tanjung Banon Selesai Tepat Waktu

BP Batam kata Tuty memastikan bantuan biaya hidup akan terus diberikan hingga rumah permanen baru bagi warga Rempang yang terdampak selesai dibangun.

Hunian baru, yang diberi nama "Kampung Pengembangan Nelayan Maritime City", digadang-gadang akan menjadi kampung percontohan di Indonesia sebagai kampung nelayan modern dan maju. 

Perkampungan akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, termasuk fasilitas pendidikan lengkap dari SD hingga SMA, pusat layanan kesehatan, lapangan olahraga dan sosial, fasilitas ibadah (Masjid dan Gereja), Tempat Pemakaman Umum yang tertata, serta Dermaga untuk kapal-kapal nelayan dan trans hub.

Baca juga: Progres Rempang Eco-City, 187 Kepala Keluarga Telah Bergeser

"BP Batam bersama pemerintah kota dan provinsi berkomitmen dalam memberikan yang terbaik bagi masyarakat yang kita cintai,"pungkasnya. (AMINUDDIN/TRIBUNBATAM.id)

Baca berita Tribunbatam.id lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved