Senin, 25 Mei 2026

Penemuan Mayat di Karimun

Remaja Karimun Tewas Diduga Korban Bullying, Polisi Periksa Guru Hingga Teman Cinta

Polisi di Karimun untuk saat ini belum menemukan unsur bullying dalam kasus tewasnya Cintami Putri Febriza (16).

Tayang: | Diperbarui:
TribunBatam.id/Dok Basarnas
PENEMUAN MAYAT DI KARIMUN - Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah remaja perempuan yang terjun di laut Kundur, Rabu (4/9). 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN – Penyidik Polsek Kundur memeriksa kepala sekolah, wali kelas termasuk sejumlah kawan Cintami Putri Febriza (16).

Remaja putri di Karimun itu sebelumnya ditemukan tewas mengapung masih mengenakan seragam putih abu-abu di Perairan Pulau Panjang, Desa Degong, Kecamatan Belat, Rabu (4/9).

Cintami dilaporkan terjun ke laut di dermaga Airud, Kampung Balak, Sei Sebesi, Kecamatan Kundur, Senin (2/9).

Ia diduga kerap mendapat perundungan alias bullying.

Untuk sementara, polisi belum menemukan adanya indikasi perundungan kepada siswi SMA N 1 Kundur tersebut.

"Yang menyatakan bully itu orang tuanya (korban). Kita tindak lanjuti ke sekolah, kita periksa kepala sekolah, wali kelas dan kawan-kawannya, tidak ada bully," ujar Kapolsek Kundur, AKP Septimaris, Kamis (5/9/2024).

Hasil pemeriksaan sementara polisi jika Cintami dikenal tertutup. 

Bahkan teman dekatnya tidak mengetahui masalah apa yang sedang dialami korban.

“Anak ini pendiam dan tertutup. Biasa pakai masker. Pacarnya sendiri juga tidak tahu korban ada masalah apa," ujarnya

Menurutnya, selama ini pergaulan antara korban dan teman-temannya layaknya remaja biasa. 

Meskipun ada ejekan, namun hal tersebut tidak terus terjadi, atau tidak berulang-ulang.

Baca juga: Breaking News, Penemuan Mayat Remaja Putri di Karimun, Pencarian Cintami Dihentikan

"Yang namanya standar bully ini kita tidak tahu batasannya, apakah berulang-ulang. Terus dia mengalami depresi dengan tindakan bully, (maka) itu mungkin. Tapi, selama ini di sekolah itu bergaul ejek-ejek biasa, dan saya rasa tidak berulang-ulang. Namanya anak remaja bergaul. Itu (bullying) orang tuanya yang bilang," papar Septimaris.

SISWI Berprestasi

Cintami Putri Febriza semasa hidup merupakan pelajar berprestasi di SMA Negeri 1 Kundur, Kabupaten Karimun.

Hal itu di ungkapkan oleh Kepala SMA Negeri 1 Kundur, Zurkani kepada Tribun Batam usai dimintai keterangan oleh kepolisian di Polsek Kundur, Selasa (3/4).

Di hari kejadian, Zurkani menuturkan korban bertugas sebagai pembaca Undang-Undang Dasar 1445 dalam upacara rutin Senin pagi

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved