Senin, 20 April 2026

PENIPUAN DI BATAM

Polisi Buru Penipu di Batam Korbannya Driver Online, Nekat Bawa Polsek Sekupang

Pelaku penipuan di Batam nekat membawa nama Polsek Sekupang serta menyasar driver online sebagai korbannya.

TribunBatam.id/Istimewa
PENIPUAN DI BATAM - Polisi sedang memburu pelaku penipuan di Batam yang menyasar driver online sebagai korban serta membawa nama Polsek Sekupang. Foto ilustrasi. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Penyidik Polsek Sekupang sedang memburu pelaku penipuan di Batam yang menimpa seorang driver online Batam bernama Saidin.

Selain kasihan kepada korbannya karena mendapat orderan fiktif, penyidik dibuat geram karena pelaku penipuan di Batam itu berani membuat Mapolsek Sekupang sebagai lokasi pengiriman.

Kapolsek Sekupang, Kompol Benhur Gultom melalui Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Iptu Ridho Lubis satu di antara polisi yang geram dengan aksi penipuan di Batam itu.

Apalagi korban penipuan di Batam itu merupakan driver online Batam yang sudah berumur.

“Sedang kami selidiki untuk mengungkap pelaku di balik penipuan ini,” ucapnya, Jumat (4/10/2024).

Ridho pun mengimbau kepada masyarakat, khususnya driver online di Batam untuk selalu waspada saat menerima pesanan dengan sistem COD (cash on delivery). 

Baca juga: Driver Online Batam Korban Penipuan Modus Order Fiktif, Pelaku Bawa Polsek Sekupang

Menurutnya, kasus penipuan di Batam modus orderan fiktif kian marak terjadi.

“Pastikan penerima barang sudah jelas, dan jika ada hal yang mencurigakan, segera laporkan ke pihak kepolisian," tegasnya.

Sementara Saidin mengungkap apa yang ia alami itu.

Saidin mulainya menerima pesanan sembako berupa pembelian minyak goreng dan beras senilai Rp 188 ribu.

Biaya termasuk ongkos kirim itu kemudian diminta untuk diantar ke Mapolsek Sekupang.

Awalnya, driver online di Batam ini sama sekali tak menaruh curiga.

Baca juga: Massa Driver Online di Batam Segel Sementara Dua Kantor Aplikator di Batam Kota

Dalam benaknya, ia harus menyelesaikan pekerjaannya itu dengan mengantarkannya ke tempat tujuan.

Namun, begitu tiba di Polsek Sekupang, tak ada pihak yang mengaku sebagai penerima pesanan.

Dalam aplikasi, pelaku penipuan di Batam itu menggunakan nama Ana Kumala Sari sebagai pemesan. 

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved