Senin, 13 April 2026

Kecelakaan di Laut Anambas

Kapal Kargo Tabrak Pompong Nelayan Anambas Kepri, Jupri Siap Tanggung Jawab

Pemilik kapal kargo yang terlibat kecelakaan di laut Anambas dengan pompong nelayan buka suara soal insiden pada Kamis (10/10/2024).

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Novenri Halomoan Simanjuntak
KECELAKAAN DI LAUT ANAMBAS - Pemilik Kapal Kargo KM Jaya Lestari X, Jupri, Kamis (10/10/2024). Ia mengaku siap bertanggung jawab serta menyerahkan soal kecelakaan di laut Anambas antara kapal kargo miliknya dengan pompong nelayan kepada penyidik. 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Kecelakaan di laut Anambas melibatkan kapal kargo dengan pompong nelayan membuat Jupri angkat bicara.

Pemilik kapal kargo KM Jaya Lestari X yang terlibat dalam kecelakaan di laut Anambas itu mengaku siap bertanggung jawab.

Baik secara hukum, maupun kekeluargaan dengan keluarga nelayan.

"Kami serahkan ini kepada pihak yang berwenang. Sementara ini biar lah tugas pihak berwenang dulu. Kami siap untuk dimintai keterangan dan kami lihat lah seperti apa selanjutnya, yang pasti kami siap bertanggungjawab," ucapnya, Kamis (10/10/2024).

Jupri menambahkan jika kapal kargo miliknya mengirim sejumlah barang kebutuhan seperti buah-buahan, paket barang, telur maupun barang kebutuhan pokok lainnya rute Tarempa - Kalimantan dan sebaliknya. 

Baca juga: Cerita Nelayan Anambas Kepri Korban Selamat Kecelakaan di Laut, Kapal Kargo Tabrak Pompong

Kepada TribunBatam.id, ia membenarkan keterlibatan kapal miliknya yang menabrak satu unit pompong nelayan di Perairan Tarempa tepatnya alur lalu lintas kapal.

Ia sempat menghubungi dan menanyakan perihal kapal yang berhenti di tangah Perairan Tarempa kepada nahkoda,

Dari upaya komunikasinya itu, belakangan ia ketahui bahwa nakhoda kapal menabrak pompong nelayan yang tengah memasang bubu ikan.

Saat menghubungi nahkoda itu, Jupri mengaku melihat posisi kapal yang berhenti dari titik bongkar muat atau posisi kapal yang akan berlabuh.

"Pas sudah sampai di posisi labuh ini lah saya tanyakan lagi betul-betul. Ternyata benar ABK bilang nabrak dan ada suara benturan keras," ujarnya.

Baca juga: Kecelakaan di Laut Anambas Kepri, Serpihan Kapal Pompong Nelayan Mengapung di Laut

Meski begitu, Jupri menyebut belum mengetahui persis apa penyebab kapal kargo yang dikemudikan oleh nahkodanya menabrak pompong nelayan.

Informasi tambahan yang diperolehnya dari anak buah kapal, saat detik-detik insiden terjadi, ada dua kapal lainnya yang berada di belakang.

Dua kapal itu yakni kapal kayu penumpang Nyamuk dan kapal kayu Bahtera yang datang dari Kalimantan.

"Anggota bilang saat kejadian itu tak nampak kalau ada pompong nelayan di situ, saya juga tak tahu apa ada penghalang atau bagaiamana," tuturnya.

Namun menurut perkiraan Jupri, ia menduga jika faktor gelombang kapal dari tiga kapal yang melintas ini, menjadi penyebab tak terlihatnya pompong kapal.

Baca juga: Breaking News, Kecelakaan Laut di Anambas, Kapal Pompong Nelayan Diduga Ditabrak Kapal Kargo

"Saya ini takutnya gini, kan ini bertiga kapal ini. Jadi pompong nelayan ini posisi di bawah kena ombak dan kapal kargo kami jalan jadi tertabrak," jelasnya sambil memperagakan posisi tiga kapal. (TribunBatam.id/Noven Simanjuntak)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved