Kecelakaan di Laut Anambas
Polres Anambas Periksa Sejumlah Saksi Selidiki Kecelakaan Kapal Kargo Tabrak Pompong
Penyidik Satpolairud Polres Anambas memeriksa sejumlah saksi terkait kecelakaan di laut antara kapal kargo dengan pompong nelayan, Kamis.
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Penyidik Satpolairud Polres Anambas menyelidiki kecelakaan di laut yang melibatkan kapal kargo KM Jaya Lestari X dengan pompong nelayan.
Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP Reden Ricky Pratidiningrat melalui Kasat Polairud Polres Anambas, Iptu Giofany Casanova mengatakan, pihaknya telah meminta sejumlah keterangan dari nelayan pompong dan nahkoda kapal beserta pemilik kapal.
Iptu Gio menyebutkan jika kapal kargo KM Jaya Lestari X ini hendak bongkar muat logistik berupa buah-buahan, paket barang dan bahan sembako.
"Untuk tindaklanjutnya, kami masih harus pelajari dulu dan dalami lagi. Kalau ada unsur tentu kami proses, tapi kalau misalnya ada kesepakatan berdamai ya silahkan juga tergantung kedua belah pihak," ujarnya, Kamis (10/10/2024).
Kapal yang diketahui milik seorang pengusaha Tarempa, Jupri ini bertolak dari Kalimantan menuju Tarempa.
Baca juga: Kapal Kargo Tabrak Pompong Nelayan Anambas Kepri, Jupri Siap Tanggung Jawab
Kapal dibawa oleh seorang nahkoda dan tiga anak buah kapal (ABK).
Memasuki perairan Tarempa hendak tiba di pelabuhan bongkar muat, kapal kargo ini dengan tiba-tiba menabrak pompong nelayan yang sedang memasang bubu ikan dengan alat bantu kompresor.
"Keterangan sementara, nahkoda kapal tidak sadar kejadiannya tiba-tiba. Dia saat itu gak nampak kalau ada pompong nelayan," jelas Gio.
Gio menjelaskan, titik laka laut antara kapal kargo dan pompong nelayan ini merupakan alur lalu lintas kapal masuk dan keluar dari Pelabuhan Tarempa.
Sempitnya alur lalu lintas serta banyaknya kapal keluar masuk, turut menyebabkan tetjadinya insiden tersebut.
Baca juga: Cerita Nelayan Anambas Kepri Korban Selamat Kecelakaan di Laut, Kapal Kargo Tabrak Pompong
"Salah satu faktornya, alur lintasan kapal ini kan juga sempit, setiap saat kapal nelayan, kapal kargo, speed boat dan pompong penumpang sampai kapal Pelni pun juga keluar masuk, tentu berbahaya," terangnya.
Gio belum dapat memastikan penyebab, dari kecelakaan tersebut, dirinya mengaku akan mendalaminya kembali.
"Penyebabnya masih kami dalami, sementara pengakuan nahkoda dia tidak sadar, tiba-tiba saja dia sudah melihat ada yang berenang lalu berhenti dan beberapa pompong nelayan yang lewat bantu menyelamatkan," ucapnya.
Dalam peristiwa ini, lanjut Gio, tak memakan korban jiwa, hanya kerugian materil satu unit pompong nelayan.
Baca juga: Kecelakaan di Laut Anambas Kepri, Serpihan Kapal Pompong Nelayan Mengapung di Laut
"Pompongnya rusak dan hancur, itu ukuran pompong dengan muatan satu ton lah," sebutnya. (TribunBatam.id/Noven Simanjuntak)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
| Kapal Kargo Tabrak Pompong Nelayan Anambas Kepri Berakhir Damai, Nakhoda Beri Ganti Rugi |
|
|---|
| Kapal Kargo Tabrak Pompong Nelayan Anambas Kepri, Jupri Siap Tanggung Jawab |
|
|---|
| Cerita Nelayan Anambas Kepri Korban Selamat Kecelakaan di Laut, Kapal Kargo Tabrak Pompong |
|
|---|
| Kecelakaan di Laut Anambas Kepri, Serpihan Kapal Pompong Nelayan Mengapung di Laut |
|
|---|
| Breaking News, Kecelakaan Laut di Anambas, Kapal Pompong Nelayan Diduga Ditabrak Kapal Kargo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Penyelidikan-kecelakaan-di-laut-Anambas-Kepri-dkvn.jpg)