Senin, 20 April 2026

BERITA KRIMINAL

Pengurus Ponpes yang Dibakar oleh Santri di Langkat Akhirnya Meninggal Dunia di Rumah Sakit

Pengurus pengajar Pondok Pesantren (Ponpes) An Nur yang berada di Desa Batu Melenggang, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dibakar

Editor: Eko Setiawan
TRIBUN MEDAN/HO
Kondisi Korban Sekaligus pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) An Nur yang berada di Desa Batu Melenggang, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dibakar oleh santrinya pada, Sabtu (5/10/2024) kemarin. 

TRIBUNBATAM.id, LANGKAT -  Sempat menjalani perawatan, pengurus Ponpes di langkat akhirnya meninggal dunia usai kamarnya dibakar oleh santri.

Korban adalah Adab Auli Rezki (19) pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) An Nur yang berada di Desa Batu Melenggang, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Adab dinyatakan meninggal dunia usai mendapat perawatan di RSUP H Adam Malik.

Adab Auli diketahui korban pembakaran yang dilakukan oleh santrinya sendiri berinisial FAZ (17) pada, Sabtu (5/10/2024) lalu. 

Hal ini dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Langkat, AKP Rajendra Kusuma saat dikonfirmasi. 

"Ya benar korban atasnama Adab Auli Rezki meningggal dunia di RSUP H Adam Malik pada, Senin (14/10/2024)," ujar Rajendra, Rabu (16/10/2024). 

Diketahui, Adab Auli mengalami luka bakar hingga 80 persen. Ia pun harus menjalani perawatan selama 9 hari, sebelum dinyatakan meninggal dunia. 

Baca juga: Santri di Langkat Dibakar Teman-temannya, Lima Orang Ditetapkan Jadi Tersangka dan Ditahan

Dikabarkan sebelumnya, pengurus pengajar Pondok Pesantren (Ponpes) An Nur yang berada di Desa Batu Melenggang, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dibakar oleh santrinya pada, Sabtu (5/10/2024) kemarin. 

Dalam peristiwa tersebut, polisi yang melakukan penyidikan terhadap kasus tersebut mencium adanya kejanggalan. 

Kejanggalan ini bermula saat seorang saksi memberikan keterangan dihadapan penyidik. 

"Berawal dari kejelian dan ketelitian dari polisi dalam hal ini penyidik, yang melihat ada kejanggalan dari keterangan yang disampaikan oleh saksi," ujar Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, Rabu (9/10/2024). 

Lanjut David, awalnya saksi bercerita pada saat kejadian, melihat ada seseorang lari keluar dari dalam masjid ke arah kebun.

Kemudian saksi masuk ke masjid melihat kamar pengurus pengajar ponpes sudah terbakar. 

"Saksi pun memanggil santri yang lain minta pertolongan, didobrak, kemudian di tolong korban. Begitu awal mula ceritanya kan?," ujar David. 

Kemudian, penyidik melihat ada kejanggalan di situ. Ternyata hasil pendalaman yang dilakukan penyidik, saksi tersebut lah pelakunya. 

Baca juga: Tenaga Pengajar Ponpes Dibakar Hidup-hidup Oleh Santri, Pelaku Dendam Karena Sering Dipermalukan

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved