PILKADA KARIMUN 2024

Pilkada Kepri di Karimun 2024 Memanas, Lurah Sungai Pasir Mengaku Kena Ancam Kabag Tapem

Kabar Tapem Setkdakab Karimun, Zulkhairi jadi sorotan saat Pilkada Karimun 2024. Lurah Sungai Pasir melaporkannya ke Bawaslu Karimun. Ada apa?

|
Penulis: Yeni Hartati | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Yeni Hartati
PILKADA KARIMUN 2024 - Lurah Sungai Pasir, Ajmain didampingi Tim Pemenangan HMR-AURA melaporkan kembali Kabag Tapem Zulkhairi ke Bawalsu Karimun, Kamis (7/11/2024). Selain diduga melanggar netralitas ASN, Zulkhairi disebut-sebut mengancam serta mengintimidasi Lurah Sungai Pasir beserta keluarganya. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Pilkada Kepri di Karimun 2024 makin panas setelah dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menyeret Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Setdakab Karimun, Zulkhairi.

Tim pemenangan Muhammad Rudi - Aunur Rafiq (HMR - AURA) melaporkannya ke Bawaslu Karimun pada Selasa (5/11). 

Ia kini dilaporkan kembali ke Bawaslu Karimun dengan kasus berbeda.

Zulkhairi diduga mengancam serta mengintimidasi Lurah Sungai Pasir, Ajmain beserta keluarganya.

Ajmain mengungkap jika Kabag Tapem Zulkhairi mendatangi Kantor Lurah Sungai Pasir, Kamis (7/11) sekira pukul 09.00 WIB.

"Tadi pagi saya menghadiri kegiatan di Gedung Nilam Sari. Kemudian staf saya telepon bahwa ada Kabag Tapem datang ke kantor," ujar Ajmain.

Baca juga: Baliho Paslon Firman Ery di Pilkada Karimun 2024 Dirusak Orang: Sudah Dilaporkan

Setelah ditemui, Zulkhairi meminta agar Ajmain membuat pernyataan bahwa telah menyebarkan percakapan rekaman suara atau voice note yang saat ini tengah viral di medsos. 

Rekaman suara itu diduga merupakan suara Zulkhairi yang mengarahkan dukungan politik para Lurah se-Kabupaten Karimun untuk memilih pasangan calon yang ikut Pilkada Kepri 2024.

Merasa tidak menyebarkan percakapan itu, Ajmain lantas menolak permintaan tersebut. 

Zulkhairi yang mendengar penolakan ini lantas tersulut emosi dan mengancam akan melaporkan kasus ini ke Polda Kepri dengan pelanggaran undang-undang ITE.

Sebelum itu, Ajmain mengaku jika Zulkhairi mengancam anak istri saya.

Baca juga: Baliho BARA Paslon Pilkada Karimun 2024 Dirusak OTK Hingga Dicuri, Tim Buka Ruang Maaf

"Saat di ruangan, saya juga diminta telepon istri saya untuk datang ke kantor menyaksikan dan mengakui kalau itu saya yang sebar," timpanya.

Namun, merasa kesal permintaannya terus ditolak, Zulkhairi menendang meja sembari pergi meninggalkan kantor Lurah Sungai Pasir.

"Konsep pernyataan dia yang buat, saya diminta menyalin. Saya tidak mau, saya bilang ini menjerat saya. Istri saya disuruh menyaksikan. Saya tolak dia marah langsung menendang meja, lalu keluar dia," ujarnya.

Bahkan dalam percakapan keduanya itu, Zulkhairi juga mengaku telah menghubungi ajudan Kapolda Kepri, Irjen Pol Yan Fitri untuk rencana pelaporannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved