Kamis, 7 Mei 2026

OKNUM TNI SERANG WARGA

Fakta-fakta Insiden Sibiru-biru Deli Serdang Sumut, Pangdam Minta Maaf, Warga Minta Keadilan

Fakta-fakta terkait insiden aparat menyerang warga di Desa Selamat, Sibiru-biru, Deli Serdang Sumut, Pangdam Minta Maaf, Warga Minta Keadilan

Tayang:
Editor: Mairi Nandarson
KOMPAS.com/GOKLAS WISELY
PELUK KELUARGA KORBAN - Panglima Kodam I Bukit Barisan Letjen Mochammad Hasan memeluk keluarga Raden Barus (61) di Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang pada Minggu (10/11/2024). 

TRIBUNBATAM.id, SIBIRU-BIRU -  Peristiwa penyerangan puluhan aparat di Desa Selamat, Sibiru-biru, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat malam mendapat respon tegas dari Panglima Kodam (Pangdam) I Bukit Barisan, Letjen Mochammad Hasan.

Kejadian penyerangan itu berlangsung Jumat malam sekitar pukul 22:30 WIB hingga Sabtu dini hari, dimana banyak personel TNI berseragam sipil dan berseragam lengkap menyerbu Desa Selamat.

Berikut sejumlah fakta terkait kejadian di Sibiru-biru, Deli Serdang, Sumatera Utara:

Pangdam I Bukit Barisan Minta Maaf

Letjen Mochammad Hasan datang menemui keluarga korban dan menghadiri acara adat pemakaman Raden Barus pada hari Minggu (10/11/2024).

Pada kesempatan itu, Pangdam I Bukit Barisan menyampaikan permohonan maaf atas penyerangan yang dilakukan oknum prajurit TNI dari Batalyon Armed 2/105 Kilap Sumangan itu.

Baca juga: 7 Berita Populer Pilihan Hari Ini, Pangdam Bukit Barisan Respon Kejadian di Sibiru-biru

“Atas nama keluarga Kodam I/BB, kami menyampaikan permohonan maaf sedalam-dalamnya,” kata Mochammad Hasan melalui pengeras suara saat mengikuti acara adat pemakaman Raden Barus di jambur Desa Selamat, Minggu (10/11/2024).

Letjen Mochammad Hasan juga menemui keluarga Raden Barus dan korban luka lainnya dan memastikan warga yang terluka akan ditangani pengobatannya sebaik mungkin. 

Ia pun berjanji akan membuat para pelaku mendapatkan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

“Kami sudah memproses hukum permasalahan ini. Kami memastikan peristiwa ini tidak akan terulang lagi,” kata Hasan. 

Letjen Mochammad Hasan bahkan mengatakan siap menggantikan korban yang tewas.

“Sekali lagi, bersama keluarga besar Bukit Barisan, kami memohon maaf sebesar-besarnya."

"Kalaupun saya harus menggantikan almarhum, saya siap melakukan itu sekarang. Saya ikhlas,” katanya. 

Sebelumnya, suasana Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, mencekam karena mendapat serangan dari sejumlah oknum prajurit TNI.

Baca juga: Kronologi Puluhan Oknum TNI Serang Desa di Deliserdang, Kades: Mereka Menyerang Membabi buta

Penyerangan yang dilakukan sejumlah oknum prajurit TNI Angkatan Darat dari Batalyon Artileri Medan (Armed) 2/105 Kilap Sumagan itu tidak dengan tangan kosong.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved