OKNUM TNI SERANG WARGA
Fakta-fakta Insiden Sibiru-biru Deli Serdang Sumut, Pangdam Minta Maaf, Warga Minta Keadilan
Fakta-fakta terkait insiden aparat menyerang warga di Desa Selamat, Sibiru-biru, Deli Serdang Sumut, Pangdam Minta Maaf, Warga Minta Keadilan
TRIBUNBATAM.id, SIBIRU-BIRU - Peristiwa penyerangan puluhan aparat di Desa Selamat, Sibiru-biru, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat malam mendapat respon tegas dari Panglima Kodam (Pangdam) I Bukit Barisan, Letjen Mochammad Hasan.
Kejadian penyerangan itu berlangsung Jumat malam sekitar pukul 22:30 WIB hingga Sabtu dini hari, dimana banyak personel TNI berseragam sipil dan berseragam lengkap menyerbu Desa Selamat.
Berikut sejumlah fakta terkait kejadian di Sibiru-biru, Deli Serdang, Sumatera Utara:
Pangdam I Bukit Barisan Minta Maaf
Letjen Mochammad Hasan datang menemui keluarga korban dan menghadiri acara adat pemakaman Raden Barus pada hari Minggu (10/11/2024).
Pada kesempatan itu, Pangdam I Bukit Barisan menyampaikan permohonan maaf atas penyerangan yang dilakukan oknum prajurit TNI dari Batalyon Armed 2/105 Kilap Sumangan itu.
Baca juga: 7 Berita Populer Pilihan Hari Ini, Pangdam Bukit Barisan Respon Kejadian di Sibiru-biru
“Atas nama keluarga Kodam I/BB, kami menyampaikan permohonan maaf sedalam-dalamnya,” kata Mochammad Hasan melalui pengeras suara saat mengikuti acara adat pemakaman Raden Barus di jambur Desa Selamat, Minggu (10/11/2024).
Letjen Mochammad Hasan juga menemui keluarga Raden Barus dan korban luka lainnya dan memastikan warga yang terluka akan ditangani pengobatannya sebaik mungkin.
Ia pun berjanji akan membuat para pelaku mendapatkan sanksi sesuai aturan yang berlaku.
“Kami sudah memproses hukum permasalahan ini. Kami memastikan peristiwa ini tidak akan terulang lagi,” kata Hasan.
Letjen Mochammad Hasan bahkan mengatakan siap menggantikan korban yang tewas.
“Sekali lagi, bersama keluarga besar Bukit Barisan, kami memohon maaf sebesar-besarnya."
"Kalaupun saya harus menggantikan almarhum, saya siap melakukan itu sekarang. Saya ikhlas,” katanya.
Sebelumnya, suasana Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, mencekam karena mendapat serangan dari sejumlah oknum prajurit TNI.
Baca juga: Kronologi Puluhan Oknum TNI Serang Desa di Deliserdang, Kades: Mereka Menyerang Membabi buta
Penyerangan yang dilakukan sejumlah oknum prajurit TNI Angkatan Darat dari Batalyon Artileri Medan (Armed) 2/105 Kilap Sumagan itu tidak dengan tangan kosong.
| Kisah Korban Penganiayaan Puluhan Oknum TNI Serang Desa di Deli Serdang, Trauma Lewat Markas Armed |
|
|---|
| Permintaan Keluarga Korban Tewas Akibat 33 Oknum TNI Serang Desa, Tidak Minta Nyawa Diganti Nyawa |
|
|---|
| Tragedi Prajurit TNI Armed Serang Desa Selamat, Lampu Jalan Dimatikan Dobrak Pintu Rumah |
|
|---|
| Dampak 33 Oknum TNI Serang Desa di Deli Serdang: Warga Masih Cemas, Anak-anak Takut ke Sekolah |
|
|---|
| Nasib 33 Oknum TNI Serang Desa di Deli Serdang hingga 1 Warga Meninggal, Panglima TNI: Ya Punishment |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Panglima-Kodam-I-Bukit-Barisan-Letjen-Mochammad-Hasan-saat-memeluk-keluarga-Raden-Barus-61.jpg)