Sabtu, 11 April 2026

SMAN 1 Temiang Pesisir Lingga Kepri Buat Kerajinan Tangan Hingga Permainan Tradisional

SMAN 1 Temiang Pesisir, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri angkat kearifan lokal dengan membuat kerajinan tangan hingga permainan tradisional.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Dok. SMAN 1 Temiang Pesisir
Seorang pelajar, Nurul memperlihatkan hasil kerajinan tangannya kepada tenaga pendidik di SMAN 1 Temiang Pesisir, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Senin (11/11/2024). 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - SMA Negeri 1 Temiang Pesisir, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) salah satu sekolah yang berada jauh dari wilayah perkotaan.

Namun dengan lokasi sekolah di Desa Tajur Biru yang berada di pulau terpencil, pelajar di wilayah ini bisa berinovasi, dalam mengangkat kearifan lokal yang ada.

Mereka belajar dan mempraktekkan membuat kerajinan tangan, berupa lekar.

Pelajar diajak untuk lebih mengenal dan menguasai teknik-teknik pembuatan lekar, yang merupakan kerajinan tangan terbuat dari bahan-bahan alami, seperti bambu, rotan, dan daun.

Dalam pembuatan lekar, para pelajar belajar untuk menggali kreativitas mereka, mengasah keterampilan motorik halus.

Serta memahami makna dan nilai di balik setiap produk kerajinan tersebut.

Baca juga: Inilah Tema Debat Publik Paslon Bupati dan Wakil Bupati Lingga

Seorang pelajar, Nurul mengungkapkan rasa senang bisa membuat lekar dan bermain congklak.

"Selain belajar keterampilan baru, saya juga jadi lebih paham tentang budaya kita sendiri," ucapnya, Senin (11/11/2024).

Tak hanya itu, peserta didik juga diajak mengenal permainan tradisional, seperti gasing, congklak, dan belon, dalam kegiatan yang dilaksanakan baru-baru ini.

Permainan congklak, yang menggunakan papan dan biji-biji kecil sebagai alat permainan, mengajarkan siswa untuk berpikir strategis dan bekerja sama.

Begitu juga dengan belon, yang mengajarkan keterampilan fisik dan ketahanan, hingga taktik tim dalam permainan.

Selain itu, permainan gasing, memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat penting bagi para siswa sebagai media hiburan tradisional.

Baca juga: Polemik Aktivitas Bongkar Muat BBM PT SSS di Lingga, Dishub Bakal Ambil Tindakan

Sekolah yang sebelumnya dengan nama SMAN 4 Senayang ini, mengangkat kearifan lokal tersebut lewat Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Kepala SMAN 1 Temiang Pesisir, Yusak menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan dan memperkenalkan nilai-nilai kebudayaan lokal kepada para siswa.

"Ini menanamkan karakter dan sikap positif dalam diri peserta didik sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila," kata Yusak.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved