JPO BATAM
JPO Putri Tujuh Batam Kian Tak Terurus, Warga Waswas Tak Ada Pagar Pembatas
Hilangnya pagar pembatas besi pada tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Putri Tujuh, Batuaji, Batam hingga kini tak kunjung diperbaiki
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Hilangnya pagar pembatas besi pada tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Putri Tujuh di Jalan Letjend R. Suprapto, Batuaji, Batam hingga kini tak kunjung diperbaiki.
Pagar yang hilang ini diduga kuat dicuri, dan membuat pejalan kaki yang melintasi JPO tersebut merasa waswas dan tidak aman.
Pantauan Tribun Batam di lokasi, pagar pembatas yang hilang tak hanya pada satu sisi, namun pada dua sisinya.
Pagar yang masih tersisa pun tampak hanya berapa meter, itupun sudah berkarat.
Baca juga: Warga Batam Waswas Lintasi JPO Putri Tujuh Batuaji, Pagar Besi Raib Diduga Dicuri
Ironisnya, hingga saat ini belum ada tanda peringatan atau pengganti sementara untuk mengamankan area tangga JPO.
Ditambah kondisi jembatan yang menghubungkan Perumahan Cemara Asri dan Putri Tujuh ini terkesan tua, karena catnya yang kian memudar.
Hal ini menambah kesan tak terurus pada fasilitas publik yang dibangun sekitar tahun 2017 tersebut.
Lantai berlumut, atap berlubang, hingga lampu penerangan yang entah kemana membuat kesan fasilitas publik ini tak terurus.
Seorang pengguna jembatan mengatakan, hilangnya pagar pembatas ini sudah lama terjadi.
"Ini sudah lama hilang, katanya dicuri orang. Dulu ramai orang yang lewat JPO. Gara-gara fasilitas yang ga lengkap ini mungkin jadi gamau lewat. Ketar ketir ini loh mbak pagar pembatasnya aja hilang. Kan bahaya banget," keluh Fita saat hendak melintas di JPO, Rabu (13/11/2024).
Ia tidak tahu persis kapan besi di pagar tersebut hilang. Namun sudah hampir setahun ini kondisi JPO Putri Tujuh ini semakin memprihatinkan.
Baca juga: Palang Pembatas JPO Tembesi Batam Diseruduk Truk, Arus Lalu Lintas Sempat Macet
"Paling pulang kerja saja lewatnya kan turun dari bus PT dari Batam Center. Yang bahaya tuh sebenernya anak-anak sekolah sini. Takutnya mereka lagi bercanda kan, ga ada pembatas pagarnya, dorong-dorongan terus jatuh," timpalnya lagi.
Ia berharap ada langkah cepat dari pihak terkait untuk memperbaiki fasilitas ini agar keamanan pejalan kaki terjaga.
Selain mencegah potensi kecelakaan, perbaikan dan perawatan JPO juga dianggap penting untuk menjaga kenyamanan dan keamanan warga Batam. Terutama yang rutin melintasi lokasi tersebut. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.