Rabu, 15 April 2026

PENEMUAN MAYAT DI BATAM

Kronologi Penemuan Mayat Pria Gantung Diri di Batam Bermula Dari Aroma Bau Busuk

Penemuan mayat pria gantung diri, JCT (32) di kamar kos-kosan di Bida Asri 1, Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota, Rabu (27/11) berawal dari bau busuk

Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Istimewa
EVAKUASI - Tim Polsek Batam Kota bersama Inafis evakuasi mayat korban dari dalam kamar kos di Perumahan Bida Asri I, Batam Kota, Rabu (27/11/2024)  

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Penemuan mayat pria gantung diri di Batam, JCT (32) di kamar kos-kosan di Bida Asri 1, Blok C1 No. 26, Kecamatan Batam Kota, Rabu (27/11/2024) sekitar pukul 21.45 WIB bermula dari aroma bau busuk. 

Menurut kesaksian seorang penghuni kos, bau busuk sudah tercium sejak beberapa hari sebelumnya. Namun, para penghuni kos baru menyadari asal bau tersebut berasal dari kamar korban setelah mencarinya. 

"Iya, itu di kamar nomor 09, sederetan dengan kamar saya. Kami tahu setelah mencium bau bangkai. Setelah dicari-cari, ternyata berasal dari kamar korban," ujar tetangga kos korban saat ditemui di lokasi, Kamis (28/11/2024).

Pengakuan sejumlah penghuni kos, korban diketahui memiliki kepribadian tertutup dan jarang berinteraksi dengan penghuni kos lainnya. 

Baca juga: Ini Identitas Mayat Pria di Batam yang Ditemukan Tewas Tergantung Dalam Kamar Kos

“Dia orangnya pendiam, kalau pulang kerja langsung masuk kamar. Kami jarang ngobrol sama dia," ujar penghuni kos tersebut.

Namun tepat pada malam itu, penghuni kos justru dikagetkan dengan insiden penemuan mayat itu. Korban yang diketahui bekerja di PT Coklat Batam Kota tersebut diduga mengakhiri hidupnya dengan cara tragis.

Kapolsek Batam Kota, Kompol Anak Agung Made Winarta, melalui Kasi Humas Polsek Batam Kota, Aipda Agus mengatakan, penemuan jasad korban bermula ketika penghuni kos mencium aroma tidak sedap dari arah kamar korban sekitar pukul 21.00 WIB. 

Penghuni kos itu pun kemudian melaporkan ke pemilik kos. Selanjutnya pemilik kos berkordinasi dengan Ketua RT setempat.

Setelah Ketua RT dan beberapa penghuni kos datang ke lokasi, mereka mencoba membuka pintu kamar korban menggunakan kunci cadangan. Namun, pintu tidak dapat dibuka. Mereka akhirnya menggunakan obeng untuk membuka paksa jendela kamar.

"Setelah jendela terbuka, mereka melihat korban sudah tidak bernyawa dengan tergantung menggunakan tali pinggang. Pintu dan jendela kamar kemudian ditutup kembali, dan saksi melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian," ungkap Aipda Agus.

Polisi tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 22.35 WIB untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tim Inafis Polsek Batam Kota juga dikerahkan untuk melakukan olah TKP.

Baca juga: Breaking News, Geger Penemuan Mayat Pria di Batam Tergantung Dalam Kamar Kos

Jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri pada pukul 00.15 WIB untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Korban meninggal dunia dengan keadaan leher terikat tali pinggang yang digantung. Berdasarkan keterangan keluarga dan teman kos, korban sering mengeluhkan sakit sebelumnya," kata Aipda Agus.

Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan medis, korban diduga kuat meninggal akibat bunuh diri. Pihak kepolisian menyatakan tidak ada indikasi tindak kekerasan atau keterlibatan pihak lain dalam peristiwa ini.

Kejadian ini meninggalkan duka dan kesan mendalam bagi para penghuni kos. Korban dikenal sebagai sosok yang pendiam, namun jarang berbagi cerita atau masalah pribadinya. 

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved