POMPONG TENGGELAM DI ANAMBAS

Kapal Pompong Tenggelam di Anambas Dikemudikan Tiga Anak Muda, Ini Cerita Pemilik Kapal

Kapal pompong nelayan yang tenggelam di perairan Anambas dikemudikan oleh tiga orang anak muda.

TRIBUNBATAM.id/Noven Simanjuntak
Julinawati pemilik kapal pompong tenggelam tengah mengobati luka ringan di kaki anaknya Ikhsan yang membawa kapal bersama dua temannya, Minggu (8/12/2024) 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Kapal pompong nelayan yang tenggelam di perairan Anambas dikemudikan oleh tiga orang anak muda.

Mereka Angga, Alpin dan Ikhsan berhasil selamat dalam insiden kecelakaan laut di Perairan Desa Tarempa Timur yang tak jauh dari Wisata Batu Lepe.

Di tengah upaya mereka untuk menyelamatkan diri ke pinggir laut (darat), terlihat seorang ibu telah menanti mereka di tepi kawasan Pasir Putih, Tanjung Momong.

Ibu yang belakangan diketahui bernama Julinawati itu ialah orang tua Ikhsan sekaligus pemilik kapal pompong yang tenggelam.

Pantauan Tribun Batam di lokasi, saat ketiga anak muda itu berhasil menepi ke  darat, mereka lantas tertunduk lesu dan menangis.

Melihat itu, Julinawati pun memberikan semangat dan mencoba menenangkan anaknya Ikhsan dan dua lainnya.

"Enggak apa-apa, gak usah dipikirkan. Kapal dan barang-barang tuh nanti masih bisa kita perbaiki. Ini lah cobaan, yang penting kalian selamat," ucapnya sambil membersihkan luka di kaki anaknya Ikhsan.

Baca juga: BREAKING NEWS - Kapal Pompong Nelayan Bermuatan Ikan di Anambas Tenggelam

 
Kepada Tribun Batam, Julinawati mengatakan, jika kapal pompong yang tenggelam dibawa anaknya bersama dua pemuda lainnya itu adalah miliknya.

Mereka, kata dia, memang sengaja berlayar dari Teluk Buluh, Desa Tarempa Timur ke Kelurahan Tarempa untuk mengantarkan ikan.

Ikan yang dibawa berjumlah empat fiber untuk dititipkan ke kapal kargo menuju Kijang.

"Rasa saya mereka udah lama berangkat, tapi sampai saya ditelpon sama orang kargo mereka tak sampai-sampai, jadi saya coba cari lah," ujarnya.

Dalam pencariannya, betapa kagetnya Julinawati melihat kapal pompong yang dikemudikan oleh anak dan dua kawannya tenggelam tak jauh dari kawasan Cafe Pasir Putih, Tanjung Momong.

"Saya sampai sini sudah lihat mereka di tolong kapal pompong yang melintas. Mereka dibawa ke tempat yang agak dangkal lalu jalan sampai ke darat ini," sebutnya.

Menurut Juli, biasanya pihak kapal kargo  yang biasanya datang menjemput ikan ke rumah. Namun lantaran tak bisa, pihaknya pun memilih untuk mengantar.

"Kapal kami ini memang agak oleng sikit, tapi ini biasa dibawa bahkan sampai ke lokasi migas sana untuk melaut. Tapi ini mungkin dah musibah lah bang," ungkapnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved