Bandara Ranai Natuna Bakal Berganti Nama Jadi Bandara Raden Sadjad, Ini Makna di Baliknya

Bandar Udara Ranai akan berganti nama menjadi Bandara Raden Sadjad dalam waktu dekat. Pergantian nama ini tak cuma terkait sejarah, ada maknanya

Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Dewi Haryati
Birri
GANTI NAMA - Bandara Ranai Natuna segera berganti nama menjadi Bandara Raden Sadjad. 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Perubahan nama Bandar Udara (Bandara) Ranai Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menjadi Bandara Raden Sadjad Natuna telah memasuki proses akhir. 

Dalam waktu dekat, nama baru ini akan diresmikan dan menandai babak baru dalam perjalanan sejarah Natuna.  

Nama baru ini tidak sekadar identitas, tetapi juga sebuah penghormatan terhadap jasa Mayor Udara Raden Sadjad, tokoh nasional yang kiprahnya di dunia penerbangan Indonesia patut dikenang. 

Hal itu disampaikan oleh Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Ranai Ade Yuliana. 

Baca juga: Pemkab Natuna Serahkan Bandara Ranai dan Aset Lainnya Senilai Rp 8,36 M ke Pusat

Ia menyebut, semua proses administrasi dan persyaratan telah rampung, termasuk persetujuan dari berbagai pihak, mulai dari Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, hingga pihak keluarga almarhum Mayor Udara Raden Sadjad.  

“Perubahan ini bukan hanya soal nama, tetapi sebuah penghormatan yang mendalam terhadap perjuangan Mayor Udara Raden Sadjad,” ujar Ade dalam konferensi pers, Senin (23/12/2024).  

Ia melanjutkan, nama Ranai yang selama ini melekat sebagai identitas geografis, dinilai kurang mencerminkan karakter dan daya tarik tersendiri.

Berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 39 Tahun 2019 Pasal 44, penggunaan nama geografis umum untuk bandar udara sudah tidak dianjurkan. 

Ade mengatakan, langkah ini juga merupakan hasil usulan Lanud Raden Sadjad, sebagai wujud penghargaan terhadap tokoh nasional.

Baca juga: Lanud Raden Sadjad Bantu Warga Natuna Jalani Pengobatan ke Jakarta

Namun, perubahan nama ini tidak hanya tentang sejarah, tetapi ada visi besar di baliknya. 

Dengan nama baru Bandara Raden Sadjad diharapkan mampu meningkatkan daya tarik Natuna sebagai tujuan wisata sekaligus simbol kebanggaan masyarakat.

 "Penggunaan nama yang memiliki daya tarik tertentu bisa menjadi strategi untuk mempromosikan daerah sebagai tujuan wisata atau meningkatkan citra bandar udara," tutup Ade. (TRIBUNBATAM.id/Birri Fikrudin)

Baca juga berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved