Senin, 11 Mei 2026

Senyum Alesha Bocah Penderita Kanker Otak di Karimun Butuh Bantuan Dermawan

Meski didiagnosis kanker otak stadium 3, Alesha Trisha Naufalyn siswi kelas 1 Sekolah Dasar Negeri 004 Bukit Senang Karimun berusaha tetap tersenyum

Tayang:
Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
Istimewa/Kiriman ibunda Tety Afrida untuk Tribun Batam
IDAP KANKER OTAK - Alesha Trisha Naufalyn, siswi kelas satu Sekolah Dasar Negeri 004 Bukit Senang Karimun sedang berjuang melawan penyakit kanker otak stadium 3 dan membutuhkan bantuan dermawan 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Alesha Trisha Naufalyn (6), siswi kelas satu Sekolah Dasar Negeri 004 Bukit Senang, Kabupaten Karimun, Kepri, sedang berjuang melawan penyakit kanker otak stadium 3 yang dideritanya.

Meski didiagnosis penyakit berat, Alesha tetap menunjukkan semangat yang luar biasa. Di tengah rasa sakit yang ia rasakan, bocah enam tahun itu masih sering tersenyum dan berusaha menjalani hari-harinya seperti anak lain seusianya. 

Alesha merupakan anak ketiga dari pasangan Tety Afrida dan Muhammad Sapli.

Tety, ibunda Alesha bercerita, putrinya itu lahir dengan kondisi normal pada 6 tahun silam, tepatnya 1 Februari 2018.

Baca juga: Panti Jompo di Lingga Butuh Bantuan, Kamar Mandi dan Tempat Tidur Belum Memadai

Semasa kecil, perkembangan Alesha seperti anak pada umumnya sehat dan cantik. Tidak ada tanda-tanda penyakit yang serius.

Namun, tanda-tanda penyakit itu datang tepat 2 bulan terakhir. Saat itu Alesha mulai mengeluhkan rasa sakit pada matanya dan sering mengalami pusing.

"Kami awalnya mengira sakit mata biasa. Tetapi 2 bulan lalu saya dan suami bawa Alesha berobat ke RSBT Karimun. Dokter awalnya mengatakan kalau anak saya ini istilahnya Juling Cantik, tidak ada diagnosa lain," ujar Tety, Senin (30/12/2024).

Setelah pemeriksaan awal, kondisi Alesha justru semakin memburuk. Pengelihatannya mulai kabur, bahkan ketika berjalan sering menabrak benda yang tak jauh darinya.

Khawatir dengan kondisi putrinya yang makin memburuk, Alesha kembali dibawa orang tuanya berobat ke RSBT Karimun.

"Pada pemeriksaan kedua, dokter langsung memberikan rujukan untuk dibawa ke rumah sakit di Jakarta. Namun, karena kami ada keluarga di Semarang, jadi kami memutuskan untuk membawanya ke Semarang," ujarnya.

Mereka berangkat ke Semarang tepatnya pada 3 Desember 2024 lalu. Alesha dirujuk ke Rumah Sakit Umum Provinsi Kariadi Semarang.

"Saat dibawa ke Semarang, kondisi Alesha juga sudah semakin parah, sulit berjalan. Dalam perjalanan, Alesha terpaksa digendong dan dibawa menggunakan kursi roda," ujarnya.

Saat menjalani pemeriksaan, dokter mata curiga sakit yang diderita Alesha bukan disebabkan matanya.

Dokter lalu menyarankan keluarga membawa Alesha ke Poli Anak guna pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil tak terduga harus diterima kedua orang tuanya. Alesha didiagnosa menderita Kanker Otak Stadium 3.

"Setelah menjalani perawatan beberapa hari, hasil diagnosa keluar dan Alesha dinyatakan mengidap kanker otak stadium tiga," ujarnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved