Kamis, 4 Juni 2026

Apple Bidik Batam Bangun Pabrik Airtag, Lampu Hijau iPhone 16 Masuk Indonesia?

Apple bakal membangun pabrik pembuatan AirTag di Batam. Kepala BKPM menyebut pabrik ini dapat menyerap sekitar 2 ribu tenaga kerja.

Tayang:
TribunBatam.id via Apple.com
Tangkap layar bentuk AirTag salah satu produk Apple. Manajemen Apple bakal membangun pabrik pembuatan AirTag di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Apple Inc membidik Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sebagai lokasi pabrik pembuatan AirTag di Indonesia.

Keputusan memilih Batam sebagai lokasi pabrik pembuatan AirTag terungkap setelah pertemuan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan P. Roeslani dengan Vice President of Global Policy Apple Inc., Nick Amman di Jakarta, Selasa (8/1). 

Pertemuan dengan petinggi Apple yang mengungkap Batam sebagai lokasi pabrik pembuatan AirTag ini terkait penyelesaikan negosiasi investasi  luar negeri yang masuk ke Indonesia.

Pembangunan pabrik AirTag di Batam oleh Apple Inc senilai 1 miliar dollar AS atau setara Rp 16 triliun ini diproyeksikan dapat memenuhi 65 persen kebutuhan global perangkat pelacak ini. 

Pabrik AirTag di Batam diharapkan bisa menyerap sekitar 2.000 tenaga kerja dan menjadi bagian dari rencana Apple untuk memperluas investasinya di Asia Tenggara. 

Baca juga: Harga HP iPhone SE 4 Berkisar Rp 8 Jutaan, Ini Kelebihan yang Bakal Disematkan di Ponsel Murah Apple

Pabrik tersebut direncanakan untuk mulai beroperasi pada awal tahun 2026. 

"Apple berkomitmen untuk membangun fasilitas produksi AirTag tahap pertama dengan nilai investasi sebesar 1 miliar dollar AS, yang diharapkan akan menghasilkan 65 persen kebutuhan AirTag global," ujar Rosan setelah pertemuan dengan pihak Apple

AirTag merupakan perangkat kecil berbentuk lingkaran yang dirancang untuk membantu pengguna melacak barang-barang seperti kunci, dompet, atau tas. 

Ketika barang yang disematkan dengan AirTag hilang, pengguna dapat melacaknya melalui aplikasi Find My di perangkat Apple terdekat. 

Pemerintah Indonesia, melalui Rosan, menargetkan agar pabrik tersebut selesai pada awal 2026, dengan operasional yang akan segera dimulai setelahnya. 

Baca juga: Adu Spesifikasi iPhone SE 4 Vs iPhone SE 3: Harga HP Bakal Bersaing, Apple Berikan Penyempurnaan

Namun, Rosan menambahkan, pembangunan pabrik tersebut adalah langkah pertama dari rencana Apple untuk meningkatkan investasi di Indonesia. 

"Kami berharap investasi Apple dapat berkembang lebih lanjut, dengan vendor-vendor lain yang akan bergabung di masa depan," kata Rosan. 

Selain pabrik AirTag, pemerintah Indonesia juga berharap Apple dapat menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan di sektor manufaktur melalui fasilitas produksi tambahan.   

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, sebelumnya menyampaikan investasi sebesar 1 miliar dollar AS masih belum mencukupi untuk memenuhi seluruh kebutuhan pasar Indonesia, terutama dalam hal penciptaan lapangan kerja. 

Pemerintah Indonesia terus mendorong Apple untuk meningkatkan komitmennya dalam menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. 

Baca juga: Adu Spesifikasi iPhone SE 4 Vs Samsung Galaxy S24 FE, Apple Belum Merilis tapi Harga Berani Bersaing

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved