Kamis, 9 April 2026

Apple Rayu Indonesia Biar iPhone 16 Bisa Dijual, Pilih Batam Pabrik Pembuatan AirTag

Petinggi Apple sedang merayu pemerintah Indonesia agar iPhone 16 bisa dijual secara legal. Pertemuan dengan tim Kemenperin dilaksanakan hingga 3 jam.

TribunBatam.id/Istimewa via apple.com
IPHONE 16 DI BATAM - Tangkap layar iPhone 16. Petinggi Apple Inc sedang merayu pemerintah Indonesia agar iPhone bisa dijual secara legal di tanah air. Pertemuan dengan tim teknis Kemenperin selama 3 jam pun mereka tempuh, meski belum menghasilkan kesepakatan. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Petinggi Apple sedang merayu pemerintah Indonesia agar iPhone 16 dapat dijual secara legal di tanah air.

Pertemuan petinggi Apple dengan sejumlah kementerian di Jakarta pada Selasa (7/1) menyepakati jika mereka akan membangun pabrik pembuatan AirTag di Batam.

Dalam pertemuan antara Presiden of Global Policy Apple, Nick Amman dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan P. Roeslani, terungkap jika nilai investasi pabrik produksi AirTag di Batam senilai 1 miliar dollar Amerika Serikat atau sekitar Rp 16 Triliun (kurs Rp 16.222).

Rosan menjelaskan, pabrik Airtag akan mulai dibangun dalam waktu dekat. 

Namun, ia belum memberikan rincian kapan pembagunannya dimulai. 

Baca juga: Apple Bidik Batam Bangun Pabrik Airtag, Lampu Hijau iPhone 16 Masuk Indonesia?

Hanya saja, pemerintah menargetkan pabrik bisa selesai awal 2026 mendatang. 

Serta 65 persen dari kebutuhan AirTag global diharapkan akan dari pabrik tersebut yang akan berdiri di Batam.

Pertemuan petinggi Apple dengan Kepala BKPM itu setelah Nick Amman bertemu Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita.

Nick Aman bertemu dengan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dan melakukan pembicaraan selama kurang lebih 30 menit. 

Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan tim teknis Kemenperin selama lebih dari 3 jam. 

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita setelah bertemu dengan Amman kembali menegaskan bahwa investasi Apple senilai 1 milliar dollar AS atau sekitar Rp 16,16 triliun saja tidak cukup. 

Baca juga: Harga HP iPhone 15 Mulai Rp 13 Jutaan Usai Dapat Diskon di Awal Januari 2025, Ini Keunggulannya

Agus mengatakan bahwa pemerintah mendorong agar Apple bisa menciptakan lapangan kerja melalui pembangunan fasilitas produksi atau pabrik. 

“Pokoknya saya tidak bisa bicara soal angka (investasi). Sudah kami sampaikan bahwa 1 billion (dollar AS) tidak cukup,” ujar Agus di sela-sela pertemuan Apple dengan Kemenperin

Sementara Direktur Jenderal ILMATE Kemenperin, Setia Diarta, mengatakan Apple diminta mengirim ulang proposal investasi. 

Sebab, proposal Apple saat ini hanya fokus pada pemenuhan TKDN agar iPhone 16 dapat dijual di Indonesia. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved