Selasa, 14 April 2026

INVESTASI DI BATAM

Apindo Dukung Rencana Apple Bangun Pabrik AirTag di Batam, Lebih Cepat Lebih Baik

Ketua Apindo Batam, Rafky Rasyid, menyambut baik kabar rencana investasi Apple Inc. untuk membangun pabrik AirTag di Batam dan harap cepat terealisasi

Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
Ucik Suwaibah/Tribun Batam
Ketua Apindo Batam, Rafky Rasyid saat ditemui beberapa waktu lalu. Apindo sambut baik rencana investasi Apple Inc. untuk membangun pabrik AirTag di Batam.  

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafky Rasyid, menyambut baik kabar rencana investasi Apple Inc. untuk membangun pabrik AirTag di Batam

Menurut Rafky, jika terealisasi, investasi ini akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi Batam sekaligus menciptakan ribuan lapangan kerja.

"Kita tentunya sangat mengapresiasi jika memang benar Apple menanamkan modalnya di Indonesia dengan membuat pabrik di Batam. Investasi ini akan mendongkrak investasi dan pertumbuhan ekonomi Batam ke depannya," ujar Rafky saat dihubungi, Jumat (10/1/2025).

Meski begitu, ia mencatat bahwa rencana realisasi investasi ini baru dijadwalkan pada 2026. 

Baca juga: Ketua Apindo Kepri Sebut Rencana Investasi Apple di Batam Jadi Angin Segar untuk Kota Batam

Ia berharap pemerintah pusat dapat mendorong percepatan realisasi investasi ini agar dampak positifnya bisa dirasakan lebih cepat.

"Kalau bisa lebih cepat tentu lebih baik. Tinggal bagaimana pemerintah pusat meyakinkan Apple untuk segera merealisasikan investasinya. Kalau bisa pertengahan 2025, kenapa tidak?," katanya.

Rafky menjelaskan, rencana investasi ini merupakan bukti keberhasilan kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). 

Apple, yang masih belum memenuhi kewajiban TKDN, akhirnya mengajukan proposal pembangunan pabrik di Batam untuk memenuhi persyaratan tersebut.

"Kebijakan TKDN ini sangat efektif untuk menggenjot investasi sekaligus melindungi industri dalam negeri. Karena itu, kebijakan ini harus terus dipertahankan," tambahnya.

Dibahas terkait jenis produk yang akan diproduksi, Rafky mencatat bahwa pabrik ini rencananya akan memproduksi perangkat AirTag. Bukan produk utama seperti iPhone, iPad, atau MacBook. 

Meski demikian, nilai investasinya tetap tinggi, yakni sekitar 100 juta dolar AS atau setara Rp1,5 triliun.

Baca juga: Apple Bidik Batam Bangun Pabrik Airtag, BP Batam Tunggu Konfirmasi Resminya

"Walaupun bukan produk andalan Apple, jumlah investasinya cukup besar. Selain itu, ekosistem pendukung industri ini akan berkembang di Batam. Dan yang paling penting, investasi ini akan menyerap ribuan tenaga kerja, sehingga mampu menekan tingkat pengangguran secara signifikan," ujarnya.

Rafky berharap pemerintah pusat dapat lebih intensif melobi manajemen Apple untuk mempercepat pelaksanaan investasi ini. Tidak lain bertujuan agar dampak positifnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat Batam dan sekitarnya. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved