BERITA POPULER HARI INI
Daftar 7 Berita Populer Hari Ini, Nelayan Dihantui Buaya Saat Cari Ikan Dingkis, Banjir di Lingga
Daftar 7 Berita Populer Pilihan Hari Ini, Nelayan Takut Buaya, Padahal Mau Cari Ikan Dingkis Jelang Imlek
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Nelayan Batam dihantui rasa cemas saat berburu ikan dingkis yang harganya fantastis menjelang imlek.
Ketakutan nelayan adalah karena buaya yang lepas dari penangkaran Pulau Bulan.
Padahal jelang imlek, peluang mereka mendapatkan rezeki lebih karena harga ikan dingkis menjelang imlek mencapai Rp 100 ribu per kilogram.
Namun, upaya mendapat ikan dingkis kali ini harus dijalani dengan kekhawatiran dengan buaya yang lepas dari penangkaran.
Berita nelayan itu adalah satu dari sejumlah berita populer pilihan hari iuni yang mungkin terlewatkan bagi Anda untuk membacanya, berikut informasinya:
Remaja di Muara Enim Dibakar Hidup-Hidup Oleh Ayahnya Karena Uang Rp 100 Ribu: Saya Tak Sengaja
TRIBUNBATAM.id, MUARA ENIM – Dituduh mencuri uang Rp 100 Ribu oleh neneknyam, seorang anak dibakar ayah kandungnya.
Kejadian naas ini dialami oleh seorang remaja berinsiail AR (16). Pelaku pembakaran yakni ayah kandungnya bernama Alimin Jaya (36).
Namun Alimin mengaku, tindakan yang dilakukannya tersebut karena tidak sengaja.
Sebab saat kejadian (17/1/2025) sekitar pukul 06.30 WIB, emosinya tidak terkontrol.
Akibat kejadian tersebut, keduanya menderita luka bakar, dengan AR dirawat di RSUD Baturaja, sementara Alimun Jaya ditahan di Mapolsek Rambang Lubai.
Banjir di Daik, SDIT Al Madani Lingga Siapkan Belajar Daring Jika Terjadi Banjir Susulan
TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Banjir di Lingga mengganggu aktivitas belajar mengajar sejumlah sekolah di Daik, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Banjir di Lingga yang disebut-sebut dampak hujan deras ditambah dengan luapan arus pasang air laut, sebelumnya terjadi di Daik.
Sejumlah kawasan di Daik terdampak banjir di Lingga seperti dari Simpang Kampung Pahang ke Kampung Putus misalnya.
Banjir di Daik bahkan merendam sejumlah sekolah, hingga aktivitas belajar mengajar terpaksa harus dihentikan.
Namun, SDIT Al-Madani, Rohimatul Munawaroh berencana memakai metode pembelajaran daring jika banjir besar kembali terjadi di Ibukota Kabupaten Lingga tersebut.
Warga Tanjungpinang Korban TPPO di Kamboja, Ibu Agung Bingung Cari Uang Buat Biaya Pulang
TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG – Agung Haryadi (25), warga Tanjungpinang yang mengaku menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) sedang menunggu kepulangannya ke Indonesia setelah terjebak dalam pekerjaan di Kamboja.
Saat ini, Agung berada di kantor Imigrasi Phnom Penh, Kamboja, sembari menunggu izin kepulangan.
Namun, warga Tanjungpinang, Provinsi Kepri itu menghadapi kendala biaya tiket pesawat sebesar Rp 3,7 juta.
Agung Haryadi membantah kabar yang menyebut dirinya menolak dijemput oleh Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepri.
Dalam sesi video call, ia menjelaskan bahwa sejak awal dirinya ingin pulang ke Indonesia.
Nelayan Batam Cemas Buaya Lepas dari Penangkaran saat Berburu Ikan Dingkis Menjelang Imlek
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Nelayan Batam dihantui rasa cemas saat berburu ikan dingkis yang harganya fantastis menjelang imlek setelah insiden buaya lepas dari penangkaran Pulau Bulan.
Harga ikan dingkis menjelang imlek mencapai Rp 100 ribu per kilogram membuat nelayan di Batam makin giat berburu di kelong, meski dengan ancaman buaya lepas dari penangkaran.
Nelayan pesisir Bulang, seperti Mazlan dari Pulau Air mengaku waswas saat harus turun ke air.
“Kalau memperbaiki kelong, kami harus menyelam dan menyedot ikan. Tapi sekarang ngeri karena ada buaya. Kadang mereka muncul tiba-tiba di dekat perairan,” ungkapnya.
Meski begitu, nelayan tetap berusaha memanfaatkan momen Imlek ini karena ikan dingkis hanya bertelur setahun sekali, tepat pada musim perayaan.
Abrasi di Lingga Ancam Rumah Warga Pesisir Kampung Boyan Desa Batu Berdaun Kepri
TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Pesisir Pantai Kampung Boyan, Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengalami abrasi.
Abrasi di Lingga itui disebabkan oleh gelombang karena pasang air laut yang terjadi pada Jumat (17/1/2024) hingga hari ini Sabtu (18/1).
Rumah warga yang hampir berjarak lebih kurang 2 meter dari bibir pantai tersebut terancam akibat abrasi di Lingga ini.
Bahkan, warga pun membuat tanggul sederhana untuk menahan gelombang agar pasir tidak tergerus, yang menyebabkan abrasi semaki meluas.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lingga, Oktanius Wirsal, mengatakan setelah mendapatkan informasi terkait abrasi tersebut, pihaknya langsung menuju ke lokasi kejadiaan.
Bantuan Korban Banjir Lingga Mulai Tiba, Pengurus Masjid Al Hikmah Bagi Sembako dari Infak Warga
TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Pengurus Masjid Al Hikmah di Kampung Pahang, Kelurahan Daik Sepincan, Kecamatan Lingga, Kepulauan Riau (Kepri) menyalurkan bantuan sembako kepada 42 rumah yang terendam banjir di Lingga, Sabtu (18/1/2025).
Bantuan untuk warga terdampak banjir di Lingga ini berasal dari infak Jumat yang rutin dikumpulkan dari para jamaah.
Ketua pengurus Masjid Al Hikmah, Zaid menyebutkan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bagian dari dakwah masjid dalam membantu warga sekitar, terutama di saat mereka mengalami kesulitan seperti banjir di Lingga.
“Setiap Jumat, warga berinfak ke masjid. Saat ini, giliran masjid berbagi ketika warga mengalami kesusahan akibat banjir. Ini juga menjadi bagian dari dakwah, agar warga semakin dekat dengan masjid,” jelas Zaid.
Ia juga mengajak warga untuk tetap tabah dan bersyukur meski tengah dilanda musibah.
Pembuatan Kartu Kuning di Lingga Meningkat, Selain Pencari Kerja Termasuk Peserta Seleksi PPPK
TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Jumlah pembuatan Kartu Kuning di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meningkat.
Data Disnakertrans Lingga selama tahun 2024, pembuatan kartu kuning pada tahun itu mencapai 125 orang.
Angka ini menunjukkan sedikit peningkatan dibandingkan tahun 2023 yang hanya tercatat 121 orang.
Rata-rata, pembuatan Kartu Kuning di Lingga ini didominasi untuk keperluan pekerjaan secara umum.
Dari total 125 orang yang membuat Kartu Kuning, sebanyak 10 orang di antaranya mengajukan untuk keperluan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kementerian Sosial (Kemensos).
[ tribunbatam.id ]
Daftar Berita Populer
Berita Populer Pilihan Hari Ini
Berita Populer Tribun Batam Hari Ini
berita populer hari ini
Berita Populer Batam
Nelayan Pulau Buluh Batam
Ikan Dingkis
buaya lepas
| Daftar Berita Populer Hari Ini, Mobil Brio Terbakar Hingga Gadis Remaja Loncat ke Laut di Karimun |
|
|---|
| Daftar Berita Populer Kepri, Temuan Ulat di Nasi MBG Hingga Warga Indonesia Berenang ke Singapura |
|
|---|
| Daftar 7 Berita Populer Hari Ini, Kecelakaan Maut di Bengkong Batam, Siswa SMP Tewas |
|
|---|
| Daftar 7 Berita Populer Hari Ini, Cerita Mahasiswa Asal Kepri yang Kuliah di Iran |
|
|---|
| Daftar 7 Berita Populer Hari Ini, Korban Selamat Kapal Tenggelam: Saya Nyesal Tak Dengar Kata Ibu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Nelayan-Pulau-Buluh-mengaku-khawatir-khawatir-dengan-buaya.jpg)