Rabu, 22 April 2026

Pemko Ajak Warga Batam Berperilaku 3R dan Buang Sampah pada Tempatnya, Ini Tujuannya

Sekda Batam Jefridin mengatakan, buang sampah pada tempatnya merupakan tanggungjawab bersama untuk mendukung Batam kota bersih dan sehat

Editor: Dewi Haryati
Ian sitanggang
SAMPAH DIBAKAR - Tumpukan sampah di jalan trans Barelang Kota Batam, dibakar, dan baunya ganggu wisatawan ke Jembatan Barelang, Minggu (5/1/2025). Pemko Batam ajak warga ikut peduli lingkungan dan buang sampah pada tempatnya 

Sekda Batam mengingatkan bahwa kebersihan adalah bagian dari tanggung jawab bersama. 

“Mari kita mulai dari diri sendiri dan keluarga. Dengan membuang sampah pada tempatnya, kita tidak hanya menjaga kebersihan, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman untuk semua,” tutup Jefridin.

Sebagai langkah nyata, Pemko Batam sudah mempersiapkan langkah serius menangani masalah persampahan. Bahkan, dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd., di Kantor Wali Kota Batam, belum lama ini, disepakati sejumlah langkah strategis untuk pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.

Jefridin menegaskan bahwa persoalan sampah membutuhkan pendekatan yang komprehensif dan terencana. Ia menjelaskan, pengelolaan sampah akan dibagi menjadi dua fokus utama, yaitu pengelolaan di hulu yang menjadi tanggung jawab pemerintah melalui pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan pengelolaan di hilir yang direncanakan melibatkan pihak ketiga.

“Kita susun konsep pengelolaan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat. Ini bukan hanya tugas DLH, tetapi tanggung jawab kita semua. DLH diminta untuk menyusun kebutuhan anggaran secara detail, termasuk sarana prasarana, tenaga kerja, dan operasional untuk UPT,” tegasnya.

Saat ini, Kota Batam menghadapi sejumlah tantangan dalam pengelolaan sampah, termasuk keterbatasan armada pengangkutan dan sarana prasarana. Maka langkah strategis yang dirumuskan diantaranya penambahan armada pengangkutan seperti arm roll dan compactor hingga tahun 2045, serta peningkatan program edukasi kepada masyarakat untuk memilah sampah.

“Data menunjukkan volume sampah terus meningkat perhari di Kota Batam. Kita berharap pengelolaan sampah dapat ditangani secara baik dan berkelanjutan. Dengan langkah-langkah ini, optimistis tantangan yang ada dapat diatasi,” ujar Jefridin.

Rapat ini juga menekankan pentingnya kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga pihak swasta, dalam pengelolaan sampah di Kota Batam.

Baca juga: Realisasi Retribusi Sampah di Tanjungpinang Hanya Tercapai 40 Persen dari Target

“Penyusunan konsep penanganan sampah ini akan disampaikan kepada kepala daerah terpilih dan pemanfaatan sarana serta prasarana yang ada hingga pengadaan baru. Pengawasan ketat terhadap TPA, petugas lapangan, dan TPS juga akan dilakukan untuk memastikan pengelolaan berjalan sesuai aturan,” tutup Jefridin. (*)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved