Senin, 20 April 2026

Delapan Warga Subang Keracunan Setelah Konsumsi Jamur Rampak, Begini Kronologinya

Delapan warga Kampung Sukamulya, Dusun Pangkalan, Desa Sanca, Kecamatan Ciater Subang, Subang, Jawa Barat keracunan usai konsumsi jamur rampak

Editor: Dewi Haryati
TribunJabar.id/Ahya Nurdin
KERACUNAN JAMUR RAMPAK - Seorang korban keracunan jamur rampak saat dirawat di ruang IGD RSUD Subang, Rabu (29/1/2025). Ada delapan warga Subang keracunan usai konsumsi jamur rampak 

Saat ini dirinya juga mengaku kondisinya sudah agak mendingan dibandingkan semalam.

Baca juga: Siswa SD di Kampar Keracunan Makanan , 9 Orang Dilarikan ke Puskesmas Karena Alami Muntah-muntah

"Mudah-mudahan bisa segera pulih dan sehat kembali seperti biasa sehingga bisa cepat pulang dan kembali beraktivitas seperti biasa," pungkasnya.

Tujuh Orang Masih Dirawat di RS

Pantauan Tribunjabar, Rabu(29/1/2025), para warga yang mengalami keracunan tersebut masih terbaring di ruang IGD dan terus ditangani oleh Tim Medis RSUD Subang.

Dirut RSUD Subang dr.Ahmad Nasuhi menjelaskan, ke 8 warga Desa Sanca tersebut keracunan jamur rampak yang langsung dikonsumsi tanpa dijemur terlebih dahulu.

"Warga yang keracunan ini masuk ke IGD RSUD Subang sekitar pukul 22.00 WIB setelah sebelumnya menjalani perawatan di Puskesmas Palasari," ujar dr Ahmad Nasuhi, Rabu(29/1/2025).

Menurut Ahmad, saat datang ke IGD Subang kondisi pasien dalam kondisi lemas, mata kabur dan menggigil serta denyut nadi lemah.

"Saat ini 7 pasien masih menjalani perawatan tapi kondisinya sudah stabil dan sadar, sementara 1 pasien sudah sembuh dan pulang karena hanya mengkonsumsi sedikit jamur tersebut," katanya.

Dikatakan Ahmad, warga yang mengalami keracunan umumnya mengalami gejala mual, muntah, diare, nyeri perut, pusing, sakit kepala, sesak napas, berdebar-debar, bengkak di beberapa bagian tubuh, halusinasi dan mata rabun gelap tak bisa melihat.

"Kita tim medis RSUD Subang masih terus melakukan perawatan terhadap 7 pasien yang semuanya laki-laki tersebut. Mudah-mudahan mereka bisa segera pulih," ucapnya.

Dokter Ahmad juga menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mengonsumsi makanan dari alam, terutama jamur liar, karena tidak semua jenis jamur dapat dikonsumsi.

"Jangan sembarangan mengkonsumsi jamur liar karena berbahaya kalau tidak bisa mengolahnya," katanya.

Para pasien korban keracunan jamur rampak tersebut juga dijenguk oleh PJ.Bupati Subang Ade Afriandi sambil membawa bingkisan buah-buahan untuk para korban.

Baca juga: 12 Murid SD Keracunan Makanan, BPOM Palembang Sebut Kebanyakan Menelan Zat Kimia Dari Jajanan

"Kasus keracunan makanan ini menjadi pengingat bagi warga untuk lebih selektif dalam memilih bahan makanan agar kejadian serupa tidak terulang,' ucap PJ.Bupati Subang.

Ade Afriandi juga meminta pihak rumah sakit untuk menangani pasien ini secara intensif agar bisa segera sehat kembali.

"Semoga pasien yang mengalami keracunan ini bisa segera sehat kembali dan kasus ini bisa dijadikan pelajaran oleh warga lainnya agar tidak sembarangan mengkonsumsi jamur liar," katanya.(*) 

Sumber: TribunJabar

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved