Lingga Terkini

Kapal Tenggelam di Perairan Tanjung Nyang Lingga Kepri, Enam Orang Selamat Setelah Dievakuasi

Kapal pengangkut barang tenggelam di wilayah perairan Tanjung Nyang, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri), pada Senin (27/1/2025).

Penulis: Febriyuanda | Editor: Eko Setiawan
Tribunbatam.id/istimewa
Kapal tenggelam di perairan Tanjung Nyang, Lingga, Provinsi Kepulauan Riau. 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Kapal pengangkut barang tenggelam di wilayah perairan Tanjung Nyang, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri), pada Senin (27/1/2025).

Basarnas Tanjungpinang menerima informasi tersebut, Selasa  (28/1), pukul 08.00 WIB.

Sebanyak 6 orang kru dari kapal nelayan Melati Indah, berhasil dievakuasi berada di perairan Lingga.

Kepala Kantor Basarnas Tanjungpinang, Fazli, menerangkan kronologis kejadian berdasarkan keterangan dari awak kapal Km Melatih Indah mengalami kebocoran dan tenggelam di perairan Lingga

Kapal Tanjung Indah itu mengalami kebocoran semenjak Senin, sekira pukul 07.00 WIB.

Kemudian, karena kondisi cuaca disekitar lokasi kejadian mengakibatkan kapal pecah dan parah awak kapal menyelamatkan diri dengan peralatan seadanya yang ada di kapal KM melatih.     

Saat kejadian kapal Talugboat sedang berlayar disekitar lokasi, dan membantu mengevakuasi 6 orang kru dari KM melatih Indah.

"Jadi 6 orang kru kapal dalam keadaan selamat. Saat ini berada di Lingga, dan akan melanjutkan perjalanan ke kabupaten Bintan," ujarnya.

Namun, saat ini masih menunggu kondisi cuaca membaik dan diperkirakan 1-2 Februari 2025, Tugboat akan berlayar kembali.

"Saat ini dalam penanganan dari Pos Sar Lingga dan unsur terkait lainya. Kita harapkan cuaca segera membaik dan 6 kru bersama kru dari tugboat bisa melanjutkan perjalanan kembali ke bintan,” tambahnya.

Saat dikonfirmasi, Kasat Polairud Polres Lingga, Iptu Nofrianto Karo Karo menerangkan, bahwa para kru dalam kondisi sehat.

"Sudah dijemput kapal KPLP tadi, semuanya selamat dan sehat. Berada di Dabo saat ini, rencananya besok dipulangkan," ungkap Nofrianto, kepada Tribunbatam.id, Kamis (30/1).

Nofrianto menjelaskan, bahwa pihaknya seringkali memberikan himbauan terkait memperhatikan cuaca saat pelayaran.

Personel seringkali turun ke pelabuhan, untuk memastikan kelengkapan kapal tersedia.

1. M. Azis, Nahkoda, asal Nipah Panjang, Jambi

2. Romi Yahya, KMM, asal Nipah Panjang, Jambi

3. Surip, Kru, asal Galang Baru, Batam

4. M. Syarif, Kru, asal Bengkong Laut, Batam

5. Abunawas, Kru, asal Pangkep, Sulawesi Selatan

6. Herman, Koki, asal Bakauheni, Lampung Selatan. (yda)

(Tribunbatam.id/Febriyuanda)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved