Selasa, 14 April 2026

Sudah Setahun Lebih Sertifikat Pelatihan Warga Batam Tak Keluar, Disnaker Buka Suara

Setahun lebih sudah warga Batam peserta pelatihan dan sertifikasi K3 teknisi perancah menunggu sertifikat dan SIO mereka keluar. Disnaker buka suara.

TribunBatam.id/Dok Warga Batam Peserta Pelatihan Sertifikasi
FOTO BERSAMA - Peserta pembinaan dan sertifikasi K3 teknisi perancah foto bersama sesudah mengikuti pelatihan di Kota Batam, Provinsi Kepri beberapa waktu lalu. Sudah setahun lebih mereka mengikuti pelatihan, namun sertifikat dan lisensi K3 (SIO) belum juga mereka terima. Mereka telah melaporkan hal ini ke Polresta Barelang. Disnaker Batam pun mengungkap hal mengejutkan. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Hakim, seorang warga Batam satu dari peserta pembinaan dan sertifikasi K3 teknisi perancah berharap Polresta Barelang dapat membantunya mendapatkan sertifikat pelatihan dan lisensi K3 (SIO) yang telah mereka ikuti.

Sertifikat dan SIO itu menurut Hakim tidak hanya penting untuknya mencari kerja di Batam, namun untuk mengikuti pelatihan di PT Wahana Mitra Prima Internasional itu, ia harus mengeluarkan biaya yang menurutnya tidak sedikit.

Selain Hakim, terdapat puluhan peserta pembinaan dan sertifikasi K3 teknisi perancah yang mengikuti pelatihan di PT Wahana Mitra Prima Internasional yang berlangsung selama 4 hari pada Desember 2023.

Bukannya mendapat sertifikat dan lisensi K3 setelah pelatihan berakhir, para peserta menurutnya hanya mendapat surat keterangan telah mengikuti pelatihan.

Para peserta diminta untuk menunggu sertifikat dan SIO yang masih dalam proses pencetakan dan pengesahan oleh Kemenaker RI.

Baca juga: Daftar 56 Bidang Pelatihan Disnaker Batam 2025 Buat Calon Tenaga Kerja, Pendaftaran Hari Ini

Sudah setahun lebih berlaku, namun para peserta termasuk Hakim tak juga mendapat sertifikat dan lisensi itu.

"Kami ada sebanyak 26 orang, dan untuk biaya pelatihan kami bayar bervariasi sesuai kelompok pelatihan. Kami juga sudah melaporkan kasus ini ke Polresta Barelang. Tetapi kami belum tahu kelanjutannya seperti apa," kata Hakim." ungkap Hakim, Rabu (19/2/2025).

Hakim mengungkap jika peserta dikenakan biaya bervariasi.

Ia menjelaskan, terdapat puluhan kelompok dimana dengan kelompok (batch) 55 sampai 57 dengan jumlah peserta enam orang dikenakan biaya pelatihan Rp 3,2 juta per orang.

Untuk kelompok 58 sampai dengan 63 dengan jumlah peserta sembilan orang biaya pelatihan sebesar Rp 3,7 juta per orang.

Baca juga: Syarat Lengkap Ikut Pelatihan Tenaga Kerja Disnaker Batam Tahun 2025, Total 56 Bidang

Untuk kelompok 66 sampai 69 jumlah peserta sembilan orang dengan biaya pelatihan sebesar Rp 4 juta per orang.

Dan satu orang mengambil K3 supervisi perancah dengan biaya pelatihan 4,2 juta.

"Semua biaya pelatihan ini harus lunas sebelum mengikuti kegiatan. Jadi kami sudah bayarkan melalui rekening PT Wahana Mitra Prima Internasional," sebutnya.

Hakim dan sejumlah perserta lainnya sebelumnya mencoba menghubungi pihak perusahaan.

Namun, mereka sudah tidak bisa dihubungi.

Baca juga: Disnaker Batam Buka Pelatihan Kerja 2025, Ini Syarat dan Dokumen yang Perlu Disiapkan

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved