Selasa, 9 Juni 2026

KECELAKAAN TRUK DI RIAU

Dugaan Penyebab Kecelakaan Maut Truk Terjun ke Sungai di Pelalawan Riau, 14 Orang Meninggal Dunia

Penyebab kecelakaan maut yang menewaskan 14 penumpang truk di Pelalawan, Riau pada Sabtu (22/2/2025) .

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Khistian Tauqid
Kompas.com/Dokumen Basarnas Pekanbaru
DUGAAN PENYEBAB KECELAKAAN DI PELALAWAN - Tim Basarnas Pekanbaru melakukan penyelaman pada Minggu (23/2/2025) untuk mencari korban yang hilang dalam peristiwa truk colt diesel terjun ke sungai di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, Sabtu (22/2). 

TRIBUNBATAM.id - Kecelakaan maut yang melibatkan truk yang membawa puluhan penumpang terjadi Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, Sabtu (22/2/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Akibat kecelakaan tersebut sebanyak 14 penumpang truk colt tersebut meninggal dunia dan satu lainnya masih hilang.

Ternyata truk membawa rombongan karyawan PT. Empat Res Bersaudara (ERB), kontraktor PT. Nusa Wana Raya (NWR). 

Total ada 32 orang termasuk orang dewasa dan anak-anak yang berada di truk yang terjun ke Sungai Segati itu. 

Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal menanggapi kejadian nahas yang menyebabkan korban jiwa tersebut.

Tak hanya itu saja, Irjen Mohammad Iqbal juga membeberkan dugaan sementara penyebab truk terjun dari atas jembatan jalan poros perkebunan akasia PT Nusa Wana Raya (NWR).

"Saya sedang menganalisis, tim gabungan reserse Polres Pelalawan dan dibantu Polda Riau, dari Gakkum Ditlantas melakukan penyelidikan," kata Iqbal diwawancarai Kompas.com saat launching program ketahanan pangan di Pekanbaru, Senin (24/2/2025).

Baca juga: Kronologi dan Identitas Korban Kecelakaan Maut di Gresik, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk

Pihak kepolisian sudah melakukan analisa dengan melihat faktor kecelakaan, apakah penyebabnya karena faktor manusia atau kendaraan truk yang dijadikan untuk mengangkut orang. 

Sementara pihak kepolisian sedang menyelediki penyebab kecelakaan truk yang ditumpangi karyawan PT Emas Res Bersaudara.

"Kecelakaan itu terjadi sekitar jam 10 pagi. Dari hasil olah TKP, kendaraan melebar dari arah barat ke timur, terus menabrak pembatas jembatan dan masuk ke sungai," tuturnya. 

"Kalau faktor jalan, cuaca tidak hujan, jadi tidak licin. Jalan ini adalah jalan poros tanah di lahan perusahaan NWR. Namun, kami sedang bekerja untuk mengetahui penyebab kecelakaan ini," tutur Iqbal.

Iqbal menambahkan, dirinya mendorong pihak perusahaan untuk bertanggung jawab terhadap para korban. 

Dia meminta perusahaan agar mengurus para korban yang selamat dan yang meninggal dunia. 

"Saya mendorong sekuat-kuatnya perusahaan untuk bertanggung jawab," ucap Kapolda Riau

"Tanggung jawab untuk apa? Lakukan pendekatan kemanusiaan terhadap korban yang selamat dan terhadap korban meninggal dunia. Urus semuanya, proses pemakaman jenazahnya hingga keluarganya," tutur Iqbal.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved