Minggu, 3 Mei 2026

RAMADHAN 2025

Pemko Batam Prediksi Harga Tiga Komoditi Pangan Ini Naik Selama Ramadhan, Permintaan Tinggi 

Pemko Batam melalui OPD-nya memprediksi tiga harga komoditi pangan naik menjelang Ramadhan. Apa saja?

Tayang: | Diperbarui:
TribunBatam.id/Beres Lumbantobing
KOMODITI PANGAN - Potret pedagang sembako dan daging di Pasar Fanindo, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepri, Kamis (27/2/2025). Pemko Batam melalui Dinas Ketahanan Pangan Kota Batam memprediksi tiga komoditi sembako berpotensi mengalami lonjakan selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri mendatang. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dinas Ketahanan Pangan Kota Batam memprediksi tiga komoditi sembako berpotensi mengalami lonjakan selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri mendatang. 

Tiga komiditi itu di antaranya telur ayam, daging dan cabai.

Tak heran jika harga komoditi ini akan mengalami lonjakan harga lantaran permintaan meningkat. 

"Yang berpotensi naik itu cabai, daging ayam, dan telur ayam ras. Setiap tahun, tiga komoditas ini biasanya mengalami kenaikan harga karena permintaan yang meningkat," ujar kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam Mardanis, Kamis (27/2/2025).

Namun, lanjut dia sejauh ini harga komoditi tersebut di pasar masih terpantau stabil.

Baca juga: Harga Daging Ayam Potong dan Daging Sapi Es di Pasar Tos 3000 Batam Naik Menjelang Ramadhan

Mardanis memastikan ketersediaan beras cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, beras tersedia di berbagai titik distribusi, dan stoknya terus bertambah dengan masuknya pasokan dari daerah penghasil seperti Sumatra dan Jawa.

Selain beras, stok gula dan bawang putih juga dalam kondisi stabil. Harga gula tetap terkendali dengan pasokan yang mencukupi hingga setelah Lebaran. 

Begitu juga dengan bawang merah dan bawang putih, yang pasokannya telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama bulan puasa.

Ia menyebut sejumlah komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, dan bawang masih berada dalam harga wajar. 

Baca juga: Satgas Pangan Polda Kepri Pantau Harga Sembako di Pasar Tos 3000 Batam

Harga minyak goreng, misalnya, saat ini berada di angka Rp16 ribu per liter, yang merupakan harga umum di pasaran setelah kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic Distribution Obligation (DDO) tidak lagi diberlakukan.

Sebagai langkah antisipasi lonjakan harga, Pemko Batam juga menyiapkan operasi pasar murah. 

"Kami sudah mempersiapkan langkah-langkah agar masyarakat tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar. Sepuluh hari jelang Lebaran, kami telah melaksanakan operasi pasar murah di Batam," kata Mardanis.

Untuk memastikan ketersediaan pangan tetap aman, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian terus memantau distribusi bahan pokok di Batam.

"Kami mencatat semua distributor yang memasok bahan pangan ke Batam. Mulai dari stok awal bulan hingga yang masuk setiap akhir bulan kami hitung, kemudian kami buat proyeksi kebutuhan hingga akhir tahun," jelasnya. (TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved