Minggu, 26 April 2026

RAMADAN 1446 HIJRIAH

Berkah Ramadan 1446 Hijriah, Hasil Panen Semangka Milik Petani Lingga Laris Manis

Johari (70) memanen semangka di kebunnya,Desa Persing, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri.

Berkah Ramadan 1446 Hijriah, Hasil Panen Semangka Milik Petani Lingga Laris Manis - Panen-Semangka-kebun-Johari-di-Persing-Lingga-Kepri.jpg
TRIBUNBATAM.ID/FEBRIYUANDA
PANEN SEMANGKA - Johari (70), saat memanen semangka di Kebunnya berlokasi di Desa Persing, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri. Ia mengelola bersama satu orang kerabatnya, Sularso pada momen Ramadan 2025.
Berkah Ramadan 1446 Hijriah, Hasil Panen Semangka Milik Petani Lingga Laris Manis - Johari-menjajakan-Semangka-hasil-panen-di-Persing-Lingga.jpg
TRIBUNBATAM.ID/FEBRIYUANDA
JUAL HASIL PANEN - Johari (70), saat menjual hasil panen semangka di depan Kebunnya berlokasi di Desa Persing, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri. Ia mengelola bersama satu orang kerabatnya, Sularso.
Berkah Ramadan 1446 Hijriah, Hasil Panen Semangka Milik Petani Lingga Laris Manis - Johari-Penen-Semangka-saat-Ramadan-2025-di-Persing-Lingga.jpg
TRIBUNBATAM.ID/FEBRIYUANDA
PANEN SEMANGKA - Johari (70), saat memanen semangka di Kebunnya berlokasi di Desa Persing, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri. Ia mengelola bersama satu orang kerabatnya, Sularso, pada momen Ramadan 2025.

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Momen Bulan Suci Ramadan menjadi sumber keberkahan. Hal itu setidaknya dirasakan oleh Johari (70), petani semangka di Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau.

Kebun yang dia kelola bersama satu orang kerabatnya, Sularso (66) yang berlokasi di Desa Persing, berbatasan langsung dengan Desa Berindat, tumbuh begitu subur.

Menurut Johari, saat Bulan Suci Ramadan, permintaan buah semangka sangat tinggi. Hasil semangka yang dia panen setiap tahun, selalu laris dibeli warga.

Padahal dia tidak menjualnya di pasar, tetapi hanya menjajakan di depan kebun yang berada di pinggir jalan.

Banyak pengendara yang melintas datang singgah untuk membeli. Meskipun permintaan tinggi, Johari dan Sularso tidak mengambil banyak keuntungan.

Mereka menjual semangka madu dengan harga Rp 13 ribu per kilogram dan semangka biasa Rp 10 ribu per kilogram.

Baca juga: Musim Hujan Buat Petani Semangka di Lingga Gagal Panen, Hasil Kebun Dijual Murah

PANEN SEMANGKA - Camat Singkep Barat, Febrizal Taupik bersama Kapolsek, Kades Desa Sungai Buluh dan kelompok tani saat panen semangka di kebun Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Kamis (22/8/2024)
PANEN SEMANGKA - Camat Singkep Barat, Febrizal Taupik bersama Kapolsek, Kades Desa Sungai Buluh dan kelompok tani saat panen semangka di kebun Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Kamis (22/8/2024) (tribunbatam.id/Febriyuanda)

Hal itu lebih murah dibandingkan harga pasaran, dengan harga Rp 15 ribu untuk semangka madu dan Rp 12 ribu untuk semangka biasa.

"Sudah ditanam pas usia tiga bulan sampai sekarang. Biasanya memang setiap tahun pas Ramadan kita selalu panen," ungkap Johari kepada TRIBUNBATAM.id, Senin (17/3/2025).

Dia menerangkan, cuaca hujan beberapa hari terakhir ini membuat panen semangka tidak maksimal. Oleh karena itu, dia tidak dapat menghasilkan 4 ton semangka seperti tahun lalu.

"Mungkin tahun ini, karena musim hujan terus diperkirakan panen mencapai 2 ton saja. Alhamdulillah, orang lalu lintas di sini ada aja yang beli saat sore," terang Johari.

Selama ini sebelum datang Bulan Suci Ramadan, Johari dan Sularso selalu memanfaatkan lahan untuk menanam semangka karena permintaan yang tinggi.

"Pokoknya kalau bulan puasa selalu laku semangka ini. Memang setiap kali mennanam, kami ambil momen saat puasa. Setelah ini langsung menanam jagung," ungkap Johari. (TRIBUNBATAM.id/Febriyuanda)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved