Oknum TNI Pamer Senjata Sebelum Menembak
VIDEO - Oknum TNI Diduga Penembak 3 Polisi Lampung Pasrah saat Diborgol
Oknum TNI pamer senjata sebelum insiden penembakan 3 polisi di Lampung. Kini, ia ditahan dan investigasi terus berlanjut.
TRIBUNBATAM.id - Sebuah video viral memperlihatkan seorang oknum TNI yang diduga terlibat dalam penembakan tiga anggota polisi di Lampung. Dalam video tersebut, ia terlihat mengenakan kaos biru dan tas selempang, sambil memamerkan senjata api ke arah atas.
Kapendam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar, menanggapi video tersebut dan menyatakan bahwa digital forensik diperlukan untuk memastikan kebenarannya.
Kini, kondisi oknum TNI yang sebelumnya terlihat sangar dalam video berubah drastis. Kopka Basarsyah, yang diduga terlibat dalam penembakan, tampak pasrah saat ditangkap dengan tangan diborgol. Momen penangkapannya beredar luas di media sosial.
Dalam video yang beredar, penangkapan Kopka Basarsyah berlangsung dramatis. Sebelum diamankan oleh Polisi Militer (PM) Angkatan Darat, ia sempat mencium kedua anaknya yang masih kecil serta seorang wanita yang diduga istrinya. Suara tangisan mengiringi momen tersebut, namun akhirnya pihak keluarga menerima penjelasan petugas, sehingga Kopka Basarsyah dapat dibawa dengan lancar.
Pelaku yang mengenakan seragam loreng khas TNI AD itu kemudian dibawa ke Markas Kodim 0427/Way Kanan dan ditahan di Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad). Diketahui, Kopka Basarsyah bertugas sebagai anggota Subramil Negara Batin.
Selain Kopka Basarsyah, Peltu Lubis, yang menjabat sebagai Dansubramil Negara Batin, juga ikut ditahan atas dugaan keterlibatan dalam insiden yang menewaskan Inspektur Satu (Iptu) Lusiyanto, Kapolsek Negara Batin, Brigadir Kepala (Bripka) Petrus Apriyanto, dan Brigadir Dua (Bripda) Ghalib Surya Ganta pada Senin (17/3/2025).
Kapendam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar, membenarkan kabar penangkapan dua oknum TNI tersebut.
Ia juga mengungkapkan bahwa investigasi lebih lanjut masih dilakukan oleh tim gabungan TNI dan Polda Lampung untuk mengungkap secara detail kronologi peristiwa ini.
Menurutnya, penggerebekan lokasi sabung ayam yang dilakukan oleh polisi diawali dengan tembakan peringatan, namun mendapat balasan tembakan dari dalam lokasi. Beberapa orang, termasuk kedua oknum TNI yang kini diamankan, sempat melarikan diri sebelum akhirnya menyerahkan diri dan dijemput oleh pihak POM serta personel Korem dan Kodim.
Saat ini, kedua terduga pelaku masih dalam pemeriksaan di Mako Kodim 0427/Way Kanan. Pihak TNI dan Polda Lampung terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap seluruh fakta terkait kasus ini.
Komandan Korem 043 Garuda Hitam, Brigjen Rikas Hidayatullah, memastikan bahwa investigasi dilakukan secara transparan dan tidak ada perlakuan khusus terhadap oknum yang terlibat. Ia menegaskan bahwa sanksi tegas akan diberikan kepada siapa pun yang terbukti bersalah.
| Karyawan Subcon di Kawasan PT ASL Tewas Dilindas Forklift, Polisi Periksa 4 Saksi Termasuk Supir |
|
|---|
| Rekonstruksi 37 Adegan Ungkap Detik-Detik Kematian Bripda Natanael di Rusun Bintara Polda Kepri |
|
|---|
| Pelabuhan Domestik Karimun Akan Berlakukan Pembayaran Non Tunai, Masyrakat Mengeluh |
|
|---|
| OJK Kepri Ingatkan Ancaman Penipuan Digital, Bank Diminta Perkuat Keamanan Siber |
|
|---|
| Viral Video Perundungan Pelajar SMK di Bintan, Sekolah Seolah Menutupi, Keluarga Korban Kecewa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Tangkap-layar-detik-detik-penangkapan-Kopka-Basarsyah.jpg)