Senin, 4 Mei 2026

PEMBUNUHAN FENI ERE

Fakta Baru Kasus Pembunuhan Feni Ere di Palopo, Ahmad Yani Ternyata Masih Kerabat Sang Ayah

Fakta baru terungkap dari kasus pembunuhan sales mobil, Feni Ere di Palopo. Seperti diketahui, Ahmad Yani alias Amma (35) ditangkap polisi di di

Tayang:
Editor: agus tri
TRIBUN-TIMUR.COM/ANDI BUNAYA
PEMBUNUH FENI ERE - Konferensi pers pengungkapan pelaku pembunuhan Feni Ere di Mapolres Palopo, Jumat (21/3/2025). Polisi ungkap identitas pelaku. 

TRIBUNBATAM.id - Fakta baru terungkap dari kasus pembunuhan sales mobil, Feni Ere di Palopo.

Seperti diketahui, Ahmad Yani alias Amma (35) ditangkap polisi di di Bone-bone, Luwu Utara, Kamis (20/3/2025).

Amma adalah warga Jalan Nanakan, Kelurahan Amassangan, Kecamatan Wara, Palopo yang menjadi pembunuh Feni Ere.

Amma ternyata masih merupakan kerabat dari ayah Feni Ere

Pelaku pernah bekerja di rumah orang tua korban sebagai kepala tukang.

Pada saat Ahmad Yani memasang kanopi di rumah orang tua Feni Ere, ia mulai menaruh hati pada korban.

Ia bahkan sempat bercerita kepada teman nongkrongnya tentang perasaannya terhadap Feni Ere.

DITEMUKAN TINGGAL KERANGKA: Feni Ere semasa hidup dan penemuan kerangka manusia. Sosok Feni Ere yang dikabarkan hilang sejak Januari 2024 ditemukan tinggal kerangkadalam kondisi mulut terikat di Palopo pada Januari 2025, diduga jadi korban pembunuhan. (ist)
DITEMUKAN TINGGAL KERANGKA: Feni Ere semasa hidup dan penemuan kerangka manusia. Sosok Feni Ere yang dikabarkan hilang sejak Januari 2024 ditemukan tinggal kerangkadalam kondisi mulut terikat di Palopo pada Januari 2025, diduga jadi korban pembunuhan. (ist) (Tribunbatam.id/Istimewa)

Menurut Kapolres Palopo AKBP Safi'i Nafsikin, pelaku sempat berencana membawa kabur korban.

Keinginan itu muncul ketika ia nongkrong di samping rumah Feni Ere, terutama saat dirinya dan teman-temannya sedang minum ballo.

"Pelaku duduk hingga dini hari dan muncul niat pelaku membawa kabur Feni Ere. Pelaku kemudian berjalan kaki menuju rumah Feni," jelasnya.

Pelaku masuk ke rumah korban dengan memanjat tembok kamar mandi.

Begitu berada di dalam, ia langsung menuju kamar korban.

Feni sempat berteriak meminta tolong, tetapi pelaku dengan sigap menutup mulutnya menggunakan celana.

Ia lalu merudapaksa korban.

Korban berusaha melarikan diri, namun pelaku mengejarnya dan menyeretnya kembali ke dalam kamar.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved