DEMO MAHASISWA DI BATAM

Lilin Menyala Demokrasi Meredup, Mahasiswa Batam Gelar Aksi Simbolik di Depan Kantor DPRD Batam

Aliansi mahasiswa di Batam bersama masyarakat sipil juga melakukan aksi simbolik dengan menabur bunga dan menyalakan lilin di depan Kantor DPRD Batam.

Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Agus Tri Harsanto
Ucik Suwaibah/Tribun Batam
DEMO - Potret mahasiwa melakukan aksi simbolik di jalan Engku Putri, Senin (24/3/2025) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Selain aksi unjuk rasa dengan penyampaian aspirasi, aliansi mahasiswa di Batam bersama masyarakat sipil juga melakukan aksi simbolik dengan menabur bunga dan menyalakan lilin di depan Kantor DPRD Kota Batam, Senin (24/3/2025). 

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kondisi demokrasi di Indonesia yang dinilai semakin suram.

Koordinator Wilayah BEM SI Kepri, Respati Hadinata, menyebut bahwa aksi simbolik ini adalah salah satu cara yang mereka lakukan untuk menyuarakan aspirasi.

"Ini salah satu cara dari banyak cara yang kami lakukan. Kami jelaskan, gerakan teman-teman dari BEM SI Kepri juga aliansi mahasiswa di Kota Batam, bersama masyarakat sipil yang hari ini hadir sebagai respon dari ketidakadilan di pusat," ujar Respati.

Selain aksi turun ke jalan, mahasiswa juga berencana mengambil langkah hukum terkait revisi UU TNI.

"Nah, kami ada rancangan untuk melakukan GR, dan tentu kami tengah membahas di kajian-kajian selanjutnya untuk kami serahkan ke MK," lanjutnya.

Respati menuturkan bahwa aksi ini bukan sekadar demonstrasi biasa. 

Mereka ingin menunjukkan bahwa kondisi demokrasi saat ini sedang dalam keadaan gelap.

"Kedua, hari ini kami hadir bukan hanya aksi demonstrasi, tapi juga aksi simbolik. Mulai dari penyekaran bunga kuburan, penghidupan lilin-lilin, itu sebagai bentuk bagaimana demokrasi dan reformasi yang ada di Indonesia kami lihat adalah gelap," tuturnya.

Ia menambahkan bahwa gerakan "Indonesia Gelap" yang sebelumnya telah mereka lakukan masih relevan hingga saat ini.

"Maka Indonesia Gelap yang kemarin juga sudah kita lakukan di aksi kita, sampai dengan hari ini juga masih gelap. Jadi, saya rasa simbolik-simbolik tadi merupakan bentuk doa, harapan kita, dukungan, agar Indonesia tidak gelap karena kami sinari dengan lilin-lilin yang kami hidupkan tadi," tuturnya.

Hingga malam sekira pukul 20:15 WIB, mahasiswa masih bertahan di lokasi, sementara cahaya lilin terus menyala di tengah remang-remangnya jalan Engku Putri. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved