Senin, 20 April 2026

PEMBUNUHAN BAYI DI MEDAN

Kisah Pilu Balita Dibunuh Pacar Ibunya di Medan, Konferensi Pers Polisi Berlangsung Dramatis

Kisah pilu seorang pria bernama Zul Iqbal (38) menyiksa bayi berusia tiga tahun berinisal AYP.

Editor: Khistian Tauqid
TribunMedan.com/Fredy Santoso
BALITA TEWAS DIANIAYA - Tampang Zul Iqbal (38) tersangka pembunuhanan terhadap AYP (3) anak dibawah lima tahun (Balita) di Kota Medan, Sabtu (29/3/2025). Berikut ini adalah kisah pilu seorang pria bernama Zul Iqbal (38) menyiksa bayi berusia tiga tahun berinisal AYP. 

TRIBUNBATAM.id - Berikut ini adalah kisah pilu seorang pria bernama Zul Iqbal (38) menyiksa bayi berusia tiga tahun berinisal AYP di Medan, Sumatera Utara.

Zul Iqbal merupakan kekasih dari ibu AYP bernama Pia (32) yang melapor ke polisi.

Pia langsung mendatangi Polrestabes Medan demi menyaksikan konferensi pers terkait pembunuhan anaknya.

Konferensi pers yang dilakukan polisi berlangsung dramatis karena Pia sempat adu mulut dengan Zul Iqbal.

Pasalnya, Zul Iqbal yang merupakan pelaku kerap berdalih ketika ditanya.

Lantas Pia membeberkan awal mula anak satu-satunya tewas diduga disiksa kekasihnya.

Kejadian bermula pada Sabtu 22 Maret lalu Zul Iqbal datang ke rumahnya menjemput AYP.

Ketika dijemput, kondisi AYP sehat, mulus tanpa luka apapun.

"Waktu dijemput pada hari Sabtu 22 Maret, pagi dijemput pelaku itu tidak ada lupa sama sekali mulus tanpa cacat,"kata Pia, di Polrestabes Medan, Sabtu (29/3/2025).

Baca juga: Sempat Kabur Dari Puskesmas, Wanita Muda Dibantu Ibunya Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan di Bangka

Pia mengaku mengenal Zul Iqbal sejak Oktober tahun 2024 lalu, dan keduanya menjalin hubungan asmara.

Ia beralasan menitipkan anaknya karena tersangka juga memiliki anak yang sudah saling kenal dengan korban.

Keesokan harinya, Minggu 23 Maret, Pia mengaku sempat mau menjemput anaknya, namun dilarang.

Alasan tersangka, AYP demam dan akan dirawat oleh kakaknya sampai sembuh (diduga istri sahnya).

"Hari Minggu mau saya jemput, tetapi kalau aku menyatakan kalau korban ini sedang demam dan akan diurus kakaknya."

Tiga hari kemudian, tepatnya Selasa 25 Maret dinihari ia menjemput anaknya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved