Awalnya Lantang Bongkar Pemotongan Bantuan Gubernur Jabar, Emen Sopir Angkot Puncak Kini Ciut

Perubahan sikap terjadi pada Emen, sopir angkot Puncak yang bongkar pemotongan bantuan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.

Editor: agus tri
TikTok/Youtube Kang Dedi Mulyadi
SOSOK EMEN SOPIR ANGKOT PUNCAK - SOSOK Emen Awalnya Lantang Bongkar Pemotongan Bantuan Gubernur Jabar 

TRIBUNBATAM.id -- Perubahan sikap terjadi pada Emen, sopir angkot Puncak yang bongkar pemotongan bantuan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.

Eman kini justru ciut meski awalnya garang membongkarkejadian tersebut.

Tentang pemotongan dana bantuan dari Gubernur Jabar KDM, Emen malah meralat ucapannya.

Walau begitu Dedi Mulyadi secara tegas meminta agar pelaku pemotongan uang bantuan untuk sopir angkot Puncak tetap diproses secara hukum.

Pemotongan terjadi pada uang bantuan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi sebagai kompensasi bagi sopir angkot Puncak.

Uang itu diberikan karena KDM meminta agar sopir angkot tak beroperasi selama satu minggu libur lebaran 2025 supaya arus lalu lintas di Puncak lancar.

Emen awalnya mengaku menyerahkan uang Rp 200 ribu bersama dengan anggota komunitasnya pada KKSU.

Totalnya dari komunitas Emen menyerahkan sebanyak Rp 4 juta.

Siapa Emen ?

Emen memiliki nama asli Eman Hidayat.

Dia tinggal di Kampung Sukabilus RT 1 RW 1, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Emen sudah menjadi sopir angkot Puncak sejak tahun 1995.

Setelah lantang membongkar soal pemotongan uang bantuan, Emen kini justru membuat surat pernyataan menarik ucapannya.

"Dengan ini menyatakan dana kompensasi dari Gubernur bapak Dedi Mulyadi," katanya.

Ada tiga point yang ditulis Emen dalam surat pernyataannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved