Selasa, 14 April 2026

Batam Bakal Bangun Sekolah Rakyat, Rencana Pengembangan di Rempang  

Pemko Batam bersiap merealisasikan program Sekolah Rakyat Kemensos RI. Pulau Rempang dipilih sebagai lokasi pengembangan.

TribunBatam.id/Beres Lumbantobing
PROGRAM SEKOLAH RAKYAT DI BATAM - Walikota Batam, Amsakar Achmad saat ditemui di Dataran Engku Putri, Rabu (9/4/2025). Ia mengungkap kesiapan Batam dalam mendukung program Sekolah Rakyat. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyatakan kesiapan untuk melaksanakan kebijakan program Sekolah Rakyat.

Wali kota Batam, Amsakar Achmad mengungkapkan jika saat ini pihaknya masih menunggu Peraturan Menteri Sosial yang akan menjadi landasan kebijakan program Sekolah Rakyat untuk diikuti dengan regulasi turunannya.

Amsakar Achmad menjelaskan, pihaknya tengah berproses untuk mempersiapkan fasilitas pendidikan yang sesuai dengan standar Sekolah Rakyat

"Pada prinsipnya, Batam tidak ada masalah dalam mempersiapkan Sekolah Rakyat. Kami bahkan sudah memiliki rencana pengembangan di kawasan Rempang Galang. Kemungkinan besar, salah satu fasilitas yang akan dibangun disana adalah Sekolah Rakyat yang diharapkan," ujar Amsakar Achmad, Rabu (9/4/2025).

Ia meminta agar proses Detail Engineering Design (DED) untuk pembangunan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Tanjung Banun segera diselesaikan.

Baca juga: Pemko Batam Fasilitasi Driver Ojek Online Dapat Layanan BPJS Ketenagakerjaan, Ada Syaratnya!

Hal ini diharapkan dapat direalisasikan pada tahun ini.

"Jika persyaratannya sesuai dengan Sekolah Rakyat yang kami harapkan, maka pembangunan sekolah-sekolah ini akan segera dilakukan. Kami ingin memanfaatkan gedung yang ada untuk digunakan sebagai sarana pendidikan yang memadai di daerah tersebut," tambah Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam itu.

Dalam upaya ini, Batam diharapkan dapat memberikan akses pendidikan yang lebih luas dan merata bagi masyarakat.

Terutama di kawasan yang sedang berkembang seperti Rempang Galang. 

Pemerintah Kota Batam berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk memastikan keberlanjutan program pendidikan yang inklusif bagi seluruh masyarakat Batam.

Baca juga: Banyak Keluarga Miskin yang Tak Dapat, Bansos Kemensos di Lingga Dinilai Tak Tepat Sasaran

“Kalau memang Sekolah Rakyat itu plus minus dengan sekolah yang ada di Tanjung Banun bisa menggunakan sekolah itu,” kata dia.   

Sementara Kadinsos Batam, Leo Putra menyampaikan, bahwa pihaknya masih menunggu aturan pusat soal persiapan daerah dalam menyiapkan lahan untuk pembangunan sokolah.   

"Kami masih menunggu karena sosialisasinya belum ada di daerah,” kata dia.

Sekilas Tentang Program Sekolah Rakyat

Melansir laman Kemensos RI, Program Sekolah Rakyat dijadwalkan akan dimulai pada tahun ajaran 2025-2026.

Dalam rapat yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (10/3/2025) di lstana Merdeka Jakarta, jajaran Menteri Kabinet Merah Putih membahas berbagai aspek penting terkait program ini, termasuk lokasi, kurikulum, sarana-prasarana, serta mekanisme penerimaan siswa. 

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved