Tangis Umat Katolik Batam Pecah saat Visualisasi Jalan Salib di Gereja MBPA Sagulung
Remaja Orang Muda Katolik Paroki MBPA Batam tampilkan tablo sengsara Kristus dengan totalitas mulai dijatuhi hukuman mati hingga wafat di kayu salib
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pagi itu, langit Sagulung, Kota Batam, tampak cerah pada Jumat (18/4/2025).
Namun ada kesenduan yang menggantung di udara. Seolah ikut merasakan duka mendalam yang menyelimuti ratusan bahkan lebih umat Katolik di Kecamatan Sagulung.
Mereka berdiri hening di pelataran Gereja Maria Bunda Pembantu Abadi (MBPA), Paroki Batuaji, Batam, menanti prosesi sakral yang akan membawa mereka menyusuri jejak penderitaan Yesus dalam Jalan Salib.
Tangis pelan terdengar di beberapa sudut. Bukan hanya karena duka, tetapi karena cinta yang dalam terhadap pengorbanan Sang Juruselamat.
Baca juga: 16 Ucapan Jumat Agung 2025, Bisa Diucapkan Umat Islam Untuk Non Islam
Prosesi dimulai dengan iringan lagu-lagu rohani, mengantar langkah-langkah menuju 14 Perhentian Jalan Salib.
Di tiap perhentian, para remaja Orang Muda Katolik (OMK) Paroki MBPA menampilkan tablo sengsara Kristus dengan totalitas penghayatan.
Mereka memerankan kisah dari Yesus dijatuhi hukuman mati hingga dimakamkan, menyajikan gambaran nyata penderitaan Yesus di hadapan umat.
Namun ada momen-momen tertentu yang membuat dada umat terasa sesak.
Ketika Yesus dicambuk dan didera, saat ia jatuh untuk ketiga kalinya karena tubuh-Nya yang tak kuat lagi menahan berat Salib dan siksaan.
Pun terutama ketika ia berjumpa dengan Bunda Maria sebuah pertemuan yang begitu menyayat.
Banyak yang menunduk, meneteskan air mata, membayangkan luka yang dirasakan seorang ibu melihat anaknya tersiksa.
Baca juga: Perayaan Jumat Agung di Gereja St Yoseph Kawal, Romo Pramodo Ajak Umat Saling Melayani
Tak hanya itu, suasana makin khidmat dan sendu saat memasuki perhentian di kayu Salib.
| Halalbihalal PWRI Batam, Walikota Amsakar Achmad: Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian |
|
|---|
| Sempat Viral di Medsos, Pria di Batam Tendang Pemotor Serahkan Diri, Bayu Akui Kabur ke Jakarta |
|
|---|
| Semarak Perayaan Paskah ASN Batam 2026, Walikota Amsakar Achmad: Keberagaman Harus Jadi Kekuatan |
|
|---|
| Polisi Aniaya Polisi di Batam Hingga Tewas, Direskrimum Polda Kepri: 4 Orang Berstatus Tersangka |
|
|---|
| Kronologi Anak Umur 2 Tahun di Batam Terjatuh dari Lantai 3 Mapolda Kepri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Tablo-1804-2.jpg)