Tangis Umat Katolik Batam Pecah saat Visualisasi Jalan Salib di Gereja MBPA Sagulung
Remaja Orang Muda Katolik Paroki MBPA Batam tampilkan tablo sengsara Kristus dengan totalitas mulai dijatuhi hukuman mati hingga wafat di kayu salib
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
Ratusan bahkan hampir 1000 pasang mata ikut hanyut dalam memaknai perjalanan kisah sengsara Yesus.
"Seluruh umat diajak masuk dalam kisah penderitaan Yesus, agar bisa meresapi makna pengorbanan-Nya. Dari penghakiman, penyalipan sampai wafatnya, dan itu yang Tuhan janjikan untuk keselamatan kita, seluruh umat manusia," ujar Berlin Siagian, Panitia Tablo Jalan Salib.
Tablo untuk Jumat Agung ini secara keseluruhan melibatkan hampir ratusan pemuda.
Mereka berbagi tugas masing, ada yang bertugas langsung untuk penampilan dan aada yang dibelakang layar.
Mereka yang tak terlibat dalam aksi drama melakukan persiapan di balik layar, seperti dekorasi, perlengkapan, sampai pembuatan kostum.
"Anak-anak muda ini bukan hanya memerankan, mereka menyampaikan pesan iman. Mereka sudah latihan selama berminggu-minggu," tuturnya.
Sejauh ini prosesi berjalan tertib dan lancar hingga Yesus wafat.
Pengamanan dilakukan oleh tim internal gereja dibantu pemuda Katolik, disertai kesiapan penuh dari panitia.
"Semuanya sudah disisir sejak pagi untuk memastikan kenyamanan dan kekhusyukan," tambah Berlin.
Setelah prosesi tablo, ibadah dilanjutkan dengan penghormatan salib pada pukul 12 siang dan 3 sore.
Semua merupakan rangkaian bagian dari Pekan Suci yang dimulai sejak Minggu Palma dan akan berpuncak pada perayaan Minggu Paskah.
Baca juga: Jumat Agung 2024 di Anambas Berlangsung Khidmat, Anggota Polres Berjaga di Lokasi
Malam nanti, umat akan mengikuti Sabtu Suci, menyambut kebangkitan Kristus.
Namun bagi mereka yang hadir hari ini, Jalan Salib bukan sekadar prosesi.
Ia adalah perjalanan batin, yang menorehkan haru dan iman dalam hati.
Dan seperti harapan yang tumbuh dari luka, air mata Jumat Agung bukanlah akhir.
Mereka adalah awal dari sukacita yang lebih besar kebangkitan dan kasih yang tak pernah padam.
(Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)
| Halalbihalal PWRI Batam, Walikota Amsakar Achmad: Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian |
|
|---|
| Sempat Viral di Medsos, Pria di Batam Tendang Pemotor Serahkan Diri, Bayu Akui Kabur ke Jakarta |
|
|---|
| Semarak Perayaan Paskah ASN Batam 2026, Walikota Amsakar Achmad: Keberagaman Harus Jadi Kekuatan |
|
|---|
| Polisi Aniaya Polisi di Batam Hingga Tewas, Direskrimum Polda Kepri: 4 Orang Berstatus Tersangka |
|
|---|
| Kronologi Anak Umur 2 Tahun di Batam Terjatuh dari Lantai 3 Mapolda Kepri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Tablo-1804-2.jpg)