Jumat, 15 Mei 2026

WARGA BINTAN KENA PETIR

Kondisi Warga Bintan Usai Terkena Bias Petir, Warga Cemas Jadi Korban Susulan

Warga Bintan terkena bias petir masih menjalani perawatan medis di RSUD Bintan. Warga lain cemas jadi korban susulan.

Tayang:
Tribun Batam.id/ Ronnye Lodo Laleng
RSUD BINTAN  - Gedung RSUD Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Dewi Pertiwi (34), seorang warga Bintan masih menjalani perawatan medis setelah terkena bias petir pada Selasa (14/5) sore. 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN  - Dewi Pertiwi  (34), seorang warga Bintan yang terkena petir masih menjalani perawatan di RSUD Bintan.

Warga RT 004, RW 005, Kelurahan Sei Lekop, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ini kondisinya sudah mulai membaik dibandingkan Selasa (13/5) saat petir mengenainya sekira pukul 15.09 WIB.

Saat kejadian, ibu rumah tangga itu sedang tidur di kamar sembari bermain handphone dalam posisi tercharger.

Kebetulan kondisi cuaca di Bintn sedang hujan disertai petir.

Kabid Pengembangan dan Humas RSUD Bintan, Murnilawati menyampaikan jika korban mulai mendapat perawatan Selasa (13/5) pukul 17.52 WIB.

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG Hang Nadim Jumat 9 Mei 2025, Waspada Hujan Petir Angin Kencang di Lingga

"Pasien saat ini sadar dan mulai membaik. Dia dirawat di ruang ICU RSUD Bintan," kata Murnilawati, Kamis (15/5/2025).

Secara keseluruhan pasien dalam kondisi stabil, namun sekarang masih terpasang obat untuk menaikkan tekanan darah. 

"Pasien sesekali mengeluhkan rasa nyeri di perutnya dan tidak nyaman di punggung belakang," kata dia.

Tidak ada luka-luka di bagian tubuh korban.

Ketua RT 004, RW 005 Sei Lekop, Agus Sabana menjelaskan, kejadian ini membuat warga sekitar ketakutan. 

Baca juga: Kisah Lansia di Kijang Bintan Memilih Tetap Terus Menjahit Diusia Senjanya

"Warga takut jadi korban selanjutnya," kata Agus.

Dia menjelaskan, korban tidak terkena petir secara langsung.

Namun hanya terkena bias petir saja.

Korban yang sedang bermain handphone, tiba -tiba badan terasa lemas dan merasa badan mendapat dorongan dari belakang.

"Korban sempat dibawa ke Puskesmas Sei Lekop namun tutup. Sehingga di lanjutkan ke RSUD Bintan," jelasnya. 

Baca juga: Pelayanan Publik di Bintan Tidak Maksimal, DPRD Minta Sejumlah OPD Lakukan Evaluasi Kinerja

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved