Gubernur Kepri Ansar Ahmad
Gubernur Kepri di Gedung MPR RI Jakarta, Ansar Ahmad Bahas Perubahan Geopolitik Dunia
Kegiatan strategis di Gedung MPR RI Jakarta ini menurut Gubernur Kepri, Ansar Ahmad penting dalam menghadapi geopolitik dunia yang terus berubah.
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad menghadiri Sarasehan Perubahan Geopolitik Dunia diselenggarakan di Gedung Nusantara IV, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Jakarta, Selasa (20/5/2025).
Ansar Ahmad hadir bersama sejumlah tokoh nasional, beberapa Menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, Kapolri, seluruh Kepala daerah dan Ketua DPRD dari seluruh Indonesia, Kepala Kesbangpol dari berbagai provinsi.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyampaikan, kegiatan strategis ini penting dalam rangka menghadapi geopolitik dunia yang terus berubah.
"Forum ini sangat diperlukan pemahaman kolektif dalam menjadikan ideologi Pancasila sebagai pondasi dalam menyusun strategi politik di tengah dinamika geopolitik global yang terus berubah," ujar Gubernur Kepri dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Rabu (21/5/2025).
Ansar Ahmad juga menekankan pentingnya membangun pemahaman bersama mengenai sinergitas antara ideologi, politik luar negeri, keamanan dan Ekonomi dalam rangka memperkuat ketahanan dan kedaulatan bangsa.
Baca juga: Wakil Gubernur Kepri Bahas Peluang Ekspor ke Amerika Serikat dengan CEO TJKraft
Sarasehan Perubahan Geopolitik Dunia ini digelar MPR RI bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Center fot Geopolitical Studies Indonesia (CGSI).
Kegiatan bertajuk "Memperkokoh Ideologi Pancasila Menghadapi Tantangan Perubahan Geopolitik Global menuju Indonesia Raya" ini dibuka secara resmi oleh Ketua MPR RI, Ahmad Muzani.
Ahmad Muzani menyampaikan arahan strategis mengenai pentingnya posisi Indonesia dalam konstelasi geopolitik global.
Pancasila ditegaskannya tetap dijadikan sebagai pedoman sebagai pondasi utama bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi situasi geopolitik dunia yang terus berubah.
"Pancasila tetap berdiri kokoh sebagai jati diri bangsa di tengah gelombang globalisasi yang tidak terhindarkan," ungkapnya.
Baca juga: Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura Sebut Penting Pembentukan Karakter Anak Muda
Sementara itu, Kepala BPIP Yudian Wahyudin menyatakan bawah sarasehan ini berfungsi sebagai ruang dialog strategis lintas sektor dan daerah, sebagai forum menyamakan pandangan kebangsaan antar berbagai elemen masyarakat dan pemerintah.
Acara sarasehan turut pula diisi dengan diskusi panel membahas berbagai topik strategis, geopolitik dan keamanan, serta disrupsi global terhadap arah baru ekonomi Indonesia.
Sebagai narasumber di antaranya sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih.
Sarasehan menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, pentingnya penguatan ketahanan ideologi bangsa, sinergi antara sektor keamanan dan diplomasi, serta kebijakan ekonomi yang resilien terhadap tekanan global. (TribunBatam.id/Endra Kaputra)
| Gubernur Kepri Serahkan 45 Ribu Bibit Cabai ke Batam, Tanjungpinang dan Bintan, Tekan Inflasi |
|
|---|
| Harapan Gubernur Kepri Ansar Ahmad Calon Paskibraka Asal Kepri Jadi Pembawa Baki |
|
|---|
| Gubernur Kepri Akui Kinerja BUMD Masih Jadi PR, Ansar Ahmad: Minimal Sudah Tak Berutang Lagi |
|
|---|
| Gubernur Kepri Akui Kinerja BUMD Masih Jadi PR, Ada Beban di Masa Lalu |
|
|---|
| Lagi Usaha ke Pusat, Gubernur Kepri Ansar Ahmad Minta PPPK Sabar Soal Gaji: Pasti Dibayar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Gubernur-kepri-Acara-MPR-RI.jpg)